Foto: Bersama Camat Ingin Jaya,Danramil,Kapolsek (Mewakili) PLT KUA, Para Mukim, Para Keucik dan Para Tuha Peut yang dilantik, Rabu (2/9/2026) //Dok. Humas Kec.ingin Jaya*
Britananew || ACEH BESAR – Sebanyak 18 dari 46 gampong di Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, telah melantik Tuha Peut Gampong (TPG) periode 2026–2032. Camat Ingin Jaya, Al Mubarak Akbar, S.STP., M.M., menegaskan pentingnya pengawasan, keterbukaan dan transparansi Keuchik dalam menjalankan pemerintahan gampong.
Pelantikan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama mencakup tujuh gampong, yakni Jurong Peujira, Lampreh Lamteungoh, Cot Mentiwan, Santan, Paleuh Blang, Paleuh Pulo dan Meunasah Baro. Tahap kedua meliputi Lamteungoh, Cot Suruy, Gani, Meunasah Krueng dan Tanjong.
Sementara tahap ketiga dilaksanakan di enam gampong, yaitu Bineh Blang, Meunasah Manyet, Ajee Pagar Air, Cot Bada, Lamsinyei dan Meunasah Tutong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Al Mubarak mengatakan, 28 gampong lainnya yang masa bakti Tuha Peut-nya telah berakhir masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Pelantikan akan dilaksanakan secara bertahap setelah SK diterbitkan.
Camat Dalam sambutannya mewakili Bupati Aceh Besar, meminta Keuchik (Kepala Desa-Red) tidak menutup informasi terkait dana maupun kegiatan gampong dari Tuha Peut.
“Segala persoalan harus disampaikan secara terbuka dan transparan, baik dana maupun kegiatan, agar tidak muncul kecurigaan dan informasi negatif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta Keuchik melibatkan seluruh anggota Tuha Peut, bukan hanya ketua, dalam pembahasan kegiatan dan penyelesaian persoalan gampong.
Para Tuha Peut yang baru dilantik juga diminta segera mempersiapkan Musyawarah Desa (Musdes), Musrenbang, serta penyusunan qanun gampong yang mengatur kehidupan sosial, adat istiadat, gotong royong dan hukum adat.

Secara terpisah Tokoh Masyarakat yang Enggan disebut Namanya. Meminta kepada pemerintah terutama DPRK dan serta DPRA Kedepan memperhatikan untuk menganggarkan anggaran Terutama Jerih Yang sangat minimyang tidak sebanding dengan Beban Kerja Juga ketersedian Sarana dan prasarana dalam meningkatkan kelancaran tugas dan etos kerja TPG. Teruma sediakan anggaran
Dengan adanya perhatian tersebut pemerintah dan Dewan sudah ada etikat dalam mempertahankan Adat istiadat serta kearifan lokal yang tidak di miliki provinsi lain di indonesia.
“Adat Bakpo teumeruhom hukom bak syiah kuala,
Qanun bak putro Phang, Resam Bak laksamana
Pantauan TLii Di Lokasi Pelantikan Terlihat berbeda dengan pelantikan TPG sebelumnya, Dimana Pada pelantikan Kali ini terdapat Anggota TPG termuda, M.Reza Asqia (26) Anggota TPG gampong Bineh Blang dan Yang tertua M.Ali Sufi (70) Dari Anggota TPG Cot Bada *[Yahbit]












































