Janji Proyek Bodong Berujung Bui, Oknum PNS Tipu Korban hingga Rp700 Juta

ZANI

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 14:19 WIB

50259 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britananews|Lhokseumawe – Skema licik berkedok proyek pemerintah kembali terbongkar.

Seorang oknum aparatur sipil negara (PNS) asal Kabupaten Bener Meriah berinisial G harus berurusan dengan hukum setelah diduga menipu korban hingga meraup uang lebih dari Rp700 juta.

 

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan kasus ini dilakukan jajaran Polres Lhokseumawe dalam konferensi pers, Rabu (8/4/2026) pagi.

 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan mengungkapkan, tersangka memanfaatkan status dan pengaruhnya untuk meyakinkan korban.

 

 

Kasus ini bermula dari pertemuan antara pelaku dengan korban berinisial J di kawasan Pangooi, Kota Lhokseumawe.

 

 

Dalam pertemuan tersebut, G yang diketahui pernah menduduki jabatan strategis di Bener Meriah, menawarkan sejumlah proyek dengan dalih memiliki akses kuat di lingkaran pemerintahan.

 

 

Tak berhenti di situ, komunikasi berlanjut intens melalui telepon. Pada awal Februari 2025, keduanya kembali bertemu. Saat itulah pelaku semakin meyakinkan korban dengan sederet proyek “basah”, mulai dari pengadaan alat kesehatan hingga infrastruktur.

 

 

Proyek yang ditawarkan pun terbilang menggiurkan, seperti pengadaan mesin cuci darah, cold storage, mobil IPAL, genset, kursi roda, hingga paket pekerjaan lain dengan nilai fantastis mencapai ratusan juta rupiah.

 

 

Tergiur janji manis tersebut, korban pun menggelontorkan dana secara bertahap, baik melalui transfer maupun tunai. Namun hingga memasuki tahun 2026, tak satu pun proyek yang dijanjikan terealisasi. Uang melayang, proyek tak kunjung datang.

“Modusnya klasik, menawarkan proyek fiktif dengan memanfaatkan jabatan dan kepercayaan korban untuk keuntungan pribadi,” ujar Kapolres.

 

 

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari rekening dan bukti transaksi keuangan, percakapan antara pelaku dan korban, kwitansi penyerahan uang tertanggal 17 Maret 2025, hingga dua sertifikat yang dijadikan jaminan—namun belakangan diketahui bukan milik tersangka.

 

 

Kini, G telah diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 492 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun atau denda hingga Rp500 juta.

 

 

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran proyek tanpa kejelasan hukum. Setiap kerja sama,

 

 

Terutama yang berkaitan dengan anggaran besar, harus dipastikan melalui mekanisme resmi agar tidak menjadi korban penipuan serupa.

Berita Terkait

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Penguatan Kompetensi SDM Jadi Strategi Dukung Efektivitas Proses Bisnis dan Penerapan GCG yang Transparan Akuntabel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Langkah Strategis Bangun Sistem Manajemen Terstruktur Wujudkan Good Corporate Governance dan Perbaikan Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Tuanku Muhammad Dukung Pendirian Rumah Al-Qur’an Zawiyah Abadiyah di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru