04/11/2026
BERITANEWS.COM-Serdang Bedagai, 1 November 2026 Stasiun Bajalinggei di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, menjadi salah satu stasiun bersejarah di Sumatera Utara yang hingga kini berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Beroperasi sejak 5 Mei 1916, stasiun ini merupakan bagian dari jalur perkeretaapian yang menghubungkan Tebing Tinggi dengan Pematangsiantar.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberadaan Stasiun Bajalinggei tidak hanya menjadi saksi perjalanan panjang sejarah perkeretaapian di Sumatera Utara, tetapi juga menjadi sarana transportasi yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di kawasan perdesaan.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa stasiun-stasiun yang berada di sepanjang jalur kereta api memiliki peran strategis dalam memperluas akses transportasi masyarakat.
“Kereta api memiliki peran penting dalam membuka akses mobilitas masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kawasan perdesaan.
Melalui layanan yang terhubung dengan berbagai pusat aktivitas, KAI ingin memastikan kereta api dapat menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk mendukung perjalanan sehari-hari, baik untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun memenuhi kebutuhan lainnya,” ujar Anwar.
Sejak dibukanya kembali layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Bajalinggei pada 1 Februari 2025, antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api terus menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan data KAI Divre I Sumatera Utara, sepanjang Januari hingga September 2026, Stasiun Bajalinggei telah melayani sebanyak 5.071 pelanggan yang naik dan turun. Jumlah tersebut meningkat 54 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 3.295 pelanggan.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa layanan kereta api semakin diminati masyarakat sebagai pilihan transportasi yang praktis, terjangkau, dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan publikasi Kecamatan Dolok Merawan dalam Angka yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serdang Bedagai, Kecamatan Dolok Merawan memiliki jumlah penduduk sebanyak 19.489 jiwa. Desa Dolok Merawan, yang menjadi lokasi Stasiun Bajalinggei, merupakan desa dengan jumlah penduduk tertinggi, yakni sebanyak 5.750 jiwa atau sekitar 30 persen dari total penduduk kecamatan.
Menurut Anwar, keberadaan stasiun dengan akses mobilitas yang mudah turut memberikan dampak positif bagi perkembangan kawasan sekitar, termasuk dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kehadiran stasiun dengan jangkauan mobilitas yang mudah terbukti menjadi daya tarik bagi warga untuk bermukim di sekitarnya. Alhasil, denyut perekonomian kawasan kian berkembang dan stasiun pun tumbuh sebagai penggerak ekonomi warga lokal,” ungkap Anwar.
Saat ini, Stasiun Bajalinggei disinggahi empat perjalanan Kereta Api Siantar Ekspres setiap harinya. Layanan tersebut menghubungkan masyarakat dengan Kota Pematangsiantar maupun Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara.
Dengan tarif terjangkau sebesar Rp22.000, masyarakat juga dapat menjangkau pusat pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai di Sei Rampah melalui konektivitas langsung dengan Stasiun Rampah.
KAI Divre I Sumatera Utara terus melakukan evaluasi terhadap operasional Stasiun Bajalinggei guna memastikan layanan transportasi berjalan optimal dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
“ KAI Divre I Sumatera Utara terus melakukan evaluasi atas operasional Stasiun Bajalinggei dalam perannya mendukung mobilitas masyarakat, agar lebih maksimal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah setempat,” tutup Anwar.
Melalui keberadaan Stasiun Bajalinggei, KAI tidak hanya menjaga warisan sejarah perkeretaapian di Sumatera Utara, tetapi juga terus menghadirkan konektivitas yang mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah, Ujarnya.
(***)












































