LANA Kritik Kebijakan Bupati Aceh Barat: Bahasa Itu Dinamis, Jangan Semua Kehendak Penguasa Dijadikan Kewajiban

RANGGA ISTIRA

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:34 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEULABOH – Kebijakan Pemkab Aceh Barat yang mewajibkan ASN menggunakan bahasa Aceh setiap Kamis menuai kritik dari Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA).

Ketua LANA, Teuku Laksamana, menilai kebijakan tersebut mencerminkan dangkalnya pemahaman dalam merumuskan instruksi serta lemahnya pendekatan komunikasi politik pemerintah terhadap bawahan.

“Melestarikan bahasa Aceh tentu kita dukung. Namun, pemerintah harus memahami makna kata wajib. Wajib merupakan keharusan yang mengikat dan menuntut kepatuhan. Jangan semua kehendak pimpinan diterjemahkan menjadi kewajiban, terlebih terhadap hal yang bersifat dinamis seperti bahasa,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut LANA, pemerintah harus mampu memilah kebijakan yang patut diwajibkan dan kegiatan yang lebih tepat dibangun melalui imbauan serta kesadaran bersama. Apalagi, tidak semua ASN memiliki kemampuan dan latar belakang bahasa yang sama.

“Jangan sampai semangat pelestarian budaya justru memperlihatkan arogansi kewenangan dan menimbulkan kesan abuse of power. Pemimpin harus mampu membangun kesadaran, bukan sekadar menunjukkan kekuasaan untuk memerintah,” ujarnya.

LANA meminta Pemkab Aceh Barat mengevaluasi penggunaan diksi wajib dan lebih mengedepankan pendekatan persuasif.

“Bahasa Aceh harus dilestarikan melalui kecintaan, bukan ketakutan terhadap instruksi atasan. Pemerintah harus bijak, sebab tidak semua hal yang bisa diperintahkan harus diwajibkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor
Momentum Sumpah Pemuda, Illiza Tunjuk Sulthan Muhammad Yus sebagai Jubir Pemko Banda Aceh
Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya
Kapolres Nagan Raya Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Penguatan Kompetensi SDM Jadi Strategi Dukung Efektivitas Proses Bisnis dan Penerapan GCG yang Transparan Akuntabel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Langkah Strategis Bangun Sistem Manajemen Terstruktur Wujudkan Good Corporate Governance dan Perbaikan Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Tuanku Muhammad Dukung Pendirian Rumah Al-Qur’an Zawiyah Abadiyah di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru