
KUTACANE, ACEH TENGGARA, 13 Agustus 2026 | BritanaNews.com — Upaya memperkuat program swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tenggara terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Aceh Tenggara yang dilaksanakan di Kutacane.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan sejumlah peserta dan narasumber. Berdasarkan pantauan di lokasi, spanduk kegiatan mencantumkan tema “Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Aceh Tenggara” serta identitas Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tenggara. Program swasembada pangan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian, pendampingan kepada petani, serta penguatan keterlibatan berbagai pihak dalam sektor pertanian.
Kabupaten Aceh Tenggara memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Karena itu, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu petani dan pelaku usaha tani meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Pendampingan juga diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan pertemuan atau sosialisasi. Program tersebut perlu dilanjutkan melalui pembinaan dan pendampingan langsung di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh petani dan masyarakat.
Penguatan swasembada pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, pelaku usaha tani, dan masyarakat. Kerja sama tersebut penting agar setiap program dan kebijakan pertanian dapat diterapkan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di daerah.
Melalui kegiatan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Aceh Tenggara, upaya memperkuat ketahanan pangan daerah diharapkan terus berkembang serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
BritanaNews.com akan terus mengikuti perkembangan pelaksanaan program pendampingan swasembada pangan di Kabupaten Aceh Tenggara, termasuk realisasi kegiatan di lapangan serta manfaat yang dirasakan oleh petani dan masyarakat.
Hartono Pinim












































