Peduli atau Sekadar Unjuk Gigi? Banjir Tak Pernah Usai, Pemerintah Aceh Tenggara Baru Bergerak Saat Viral

Redaksi

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:34 WIB

50213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maghfirah Mahasiswi Universitas Syiah kuala

Maghfirah Mahasiswi Universitas Syiah kuala

Britananews.com | ACEH TENGGARA – Banjir yang terus berulang di Desa Kuning, Kecamatan Bambel, kembali memantik sorotan publik. Genangan yang hampir selalu muncul setiap hujan turun dinilai bukan lagi sekadar bencana musiman, melainkan persoalan kronis yang hingga kini belum memperoleh penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Warga Desa Kuning, Maghfirah, menilai banjir telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya solusi permanen, sehingga warga terus hidup dalam kekhawatiran setiap kali hujan mengguyur wilayah itu.

“Sejak kecil saya menyaksikan banjir terus berulang di Kuning. Hampir setiap hujan deras turun, jalan utama tergenang dan air masuk ke rumah warga. Sampai hari ini kami belum melihat adanya penyelesaian yang benar-benar menyentuh akar persoalan,” ujar Maghfirah, pada hari sabtu (27/06/2026).

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, dalam satu tahun terakhir banjir terjadi lebih dari sepuluh kali. Genangan tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas masyarakat karena kendaraan yang melintasi jalan utama Desa Kuning kerap mogok akibat tingginya debit air.

Maghfirah mengatakan, masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Menurutnya, respons pemerintah kerap baru terlihat ketika warga melakukan aksi protes atau ketika kondisi banjir ramai menjadi perbincangan di media sosial.

“Setiap banjir datang, kami lebih sering melihat pemerintah diam. Namun ketika warga menutup jalan atau video banjir menjadi viral, pejabat baru berdatangan. Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa pemerintah lebih responsif terhadap sorotan publik dibandingkan penderitaan masyarakat yang telah berlangsung bertahun-tahun,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara tidak lagi menganggap banjir di Desa Kuning sebagai persoalan rutin yang harus diterima warga setiap musim hujan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan langkah konkret melalui pembangunan drainase yang memadai, normalisasi saluran air, serta penanganan serius terhadap Jembatan Melbuk sebagai salah satu titik yang dinilai berpengaruh terhadap persoalan banjir.

“Masyarakat tidak meminta janji. Kami hanya ingin pemerintah benar-benar bekerja menghadirkan solusi permanen agar banjir yang terus menghantui Desa Kuning tidak lagi menjadi kenyataan yang harus kami hadapi setiap kali hujan turun,” tutup Maghfirah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terkait pernyataan dan keluhan yang disampaikan warga tersebut.

Berita Terkait

Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:46 WIB

Tebing Tinggi Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Bersama Jajaran Sosialisasi dan Pengarahan Langsung ke WBP Blok CD

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dipimpin Kalapas Bahtiar Sembiring Evaluasi Tugas Tingkatkan Kedisiplinan Perkuat Pemahaman Tugas Fungsi Tanggung Jawab Petugas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Berita Terbaru