KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 14:44 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britana.com || JAKARTA – Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya dalam membongkar dugaan praktik mafia titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

Pernyataan tersebut disampaikan David Hamka kepada media pada Minggu, 31 Mei 2026, menyusul langkah BGN yang berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait maraknya dugaan penipuan dan praktik ilegal jual beli titik SPPG di berbagai daerah.

David menegaskan bahwa praktik mafia titik maupun mafia menu merupakan ancaman serius yang dapat merusak program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari KNPS Indonesia mendukung penuh langkah Wakil Kepala BGN, Bapak Sony Sanjaya, untuk mengusut tuntas mafia titik sampai ke akar-akarnya. Bahkan bukan hanya mafia titik, mafia menu juga harus dibongkar. Jangan ada pihak-pihak yang merusak Program Makan Bergizi Gratis demi keuntungan pribadi,” tegas David Hamka.

Ia menilai, praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur operasional standar (SOP) telah mencoreng citra Program MBG di mata masyarakat. Padahal menurutnya, program tersebut merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi Indonesia.

“MBG ini adalab Program prioritas Presiden. Kalau ada oknum bermain-main, menjual titik, mempermainkan menu, atau mengambil keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan BGN, itu bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat,” ujarnya dengan nada keras.

David juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat dalam praktik mafia tersebut, tanpa pandang bulu.

“Siapa pun pelakunya harus diusut. Jangan ada yang dilindungi. Jangan ada yang merasa kebal hukum. Karena kalau dibiarkan, mafia-mafia seperti ini akan merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah yang sebenarnya sangat baik,” katanya.

Meski demikian, David meyakini dugaan praktik ilegal tersebut bukan dilakukan oleh institusi BGN secara resmi, melainkan ulah oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

“Kami percaya BGN secara institusi tidak melakukan hal seperti itu. Ini ulah oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi sambil mencatut nama pejabat BGN. Mereka merusak nama baik lembaga dan merusak semangat program MBG,” lanjutnya.

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait banyaknya laporan masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan pengurusan titik SPPG.

Dalam keterangannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026), Sony menyebut sejumlah pihak mengaku sebagai orang dekat pejabat BGN bahkan mengatasnamakan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan meminta sejumlah uang.

BGN menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merusak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Berita Terkait

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
Pelindo Gelar Commercial Forum 2026 Driving Commercial Excellence Delivering Greater Value di Pelindo Tower Jakarta
WSI Aceh Hadiri Mukernas Nasional, Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan dan Ketahanan Keluarga
Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Dukungan UMKM Naik Kelas
Jakarta Komisaris Pelindo Arief Poyuono – Danantara Momentum Ubah Paradigma BUMN dari Birokrasi Anggaran ke Strategi Permodalan Profesional
IDM: Pelindo Jaga Kinerja Operasional – 88,1% Nilai Layanan Cepat & Andal, 89,9% Nilai Perbaikan Berkelanjutan Tertinggi
Ghufran Melepas 42 Mahasiswa Baru Al Azhar Mesir dari Aceh
Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Selasa, 3 November 2026 - 01:05 WIB

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Minggu, 1 November 2026 - 14:15 WIB

57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dana Desa Kuta Mbaru 2023–2025 di Agara Disorot, Anggaran Air Limbah Rp80 Juta Dan Pengajian Rp30 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru