PKS Aceh Gelar Pelatihan Budidaya Ayam Petelur, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 15:46 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menggelar pelatihan budidaya ayam petelur bagi kader PKS Banda Aceh dan Aceh Besar di kompleks peternakan ayam petelur Muda Maju Farm, Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (10/5/2026).

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menggelar pelatihan budidaya ayam petelur bagi kader PKS Banda Aceh dan Aceh Besar di kompleks peternakan ayam petelur Muda Maju Farm, Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (10/5/2026).

Britana.com || Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad PKS ke-24 tersebut dihadiri Anggota DPR RI asal Aceh, Ghufran Zainal Abidin, Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar, serta Ketua Bidang Pertanian, Peternakan dan Nelayan PKS Aceh Zulfikar Aziz. Sementara materi pelatihan disampaikan langsung oleh Direktur Muda Maju Farm, Achmad Chumaini.

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menggelar pelatihan budidaya ayam petelur bagi kader PKS Banda Aceh dan Aceh Besar di kompleks peternakan ayam petelur Muda Maju Farm, Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (10/5/2026).

Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar mengatakan, PKS saat ini fokus mendorong penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan rumah tangga, salah satunya dengan budidaya ayam petelur skala kecil.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu memotivasi peserta untuk mulai beternak ayam petelur secara mandiri sehingga dapat menjadi sumber protein bagi keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi rumah tangga.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setidaknya ini bisa menjadi sumber protein bagi keluarga di rumah. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan, bukan hanya sekadar mengikuti pelatihan dan mendengarkan materi, tetapi juga dipraktikkan di lingkungan masing-masing,” ujar Ismunandar.

Sementara itu, Zulfikar Aziz menjelaskan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga diajak melihat langsung proses budidaya ayam petelur di lapangan serta memperoleh pelatihan teknis dari praktisi berpengalaman.

Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dan memastikan PKS Aceh akan terus memberikan pendampingan kepada peserta setelah pelatihan selesai.

“Nantinya kegiatan ini akan berlanjut dengan pendampingan kepada peserta agar benar-benar menghasilkan. Minimal setiap peserta memiliki peternakan mini di rumah masing-masing dan PKS Aceh akan terus mendampingi hingga berhasil,” kata Zulfikar.

Dalam kesempatan itu, Direktur Muda Maju Farm, Achmad Chumaini, menyampaikan bahwa usaha budidaya ayam petelur tidak membutuhkan kemampuan khusus, melainkan konsistensi dan ketekunan dalam perawatan.

“Makhluk hidup tergantung bagaimana kita memperlakukannya. Semakin baik diperlakukan, maka semakin baik pula hasil yang didapatkan,” ujarnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa usaha ayam petelur membutuhkan modal besar. Menurutnya, usaha skala rumah tangga dapat dimulai dengan modal terbatas selama ada kemauan dan komitmen untuk menjalankannya.
Achmad menambahkan, sebagian besar bahan pakan ayam sebenarnya tersedia di Aceh, seperti jagung dan dedak, sehingga peluang pengembangan usaha peternakan ayam petelur cukup menjanjikan.

“Sekarang kebutuhan telur ayam sangat tinggi, apalagi dengan adanya dapur MBG yang membutuhkan pasokan telur dalam jumlah besar. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:46 WIB

Tebing Tinggi Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Bersama Jajaran Sosialisasi dan Pengarahan Langsung ke WBP Blok CD

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dipimpin Kalapas Bahtiar Sembiring Evaluasi Tugas Tingkatkan Kedisiplinan Perkuat Pemahaman Tugas Fungsi Tanggung Jawab Petugas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Berita Terbaru