Diduga Proyek Rehabilitasi Irigasi Rp26 Miliar di Aceh Tenggara Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan

HARTONO PINIM

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:44 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Aceh Tenggara – 6 Mei 2026 (Britana.com). Proyek rehabilitasi irigasi Tahun Anggaran APBK 2025 senilai sekitar Rp26 miliar yang berlokasi di Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, kini menjadi sorotan masyarakat. Rabu (06/05/2026).

Proyek yang diduga dikerjakan oleh PT Hutama Karya tersebut menuai berbagai keluhan warga terkait kualitas pekerjaan di lapangan. Masyarakat menduga pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang semestinya.

Berdasarkan laporan warga, ditemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian pekerjaan, di antaranya hasil pengecoran dinding beton yang terlihat kurang rapi, serta munculnya retakan pada bagian bawah dinding penahan.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, warga juga menilai pekerjaan dilakukan tidak secara menyeluruh. Struktur bangunan lama yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir disebut hanya ditutup atau dilapisi semen tanpa adanya perbaikan mendasar pada konstruksi utama.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kekuatan dan daya tahan bangunan dalam jangka panjang. Padahal, irigasi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pertanian masyarakat di wilayah Kutacane dan sekitarnya.

Di sisi lain, pengawasan proyek dinilai kurang optimal. Warga menduga lemahnya pengawasan teknis di lapangan menyebabkan kualitas pekerjaan terkesan tidak maksimal.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek belum mendapatkan tanggapan. Pesan WhatsApp yang dikirim kepada salah satu pihak yang disebut bernama Peri juga belum mendapat jawaban.

Masyarakat berharap pihak berwenang, seperti Kejaksaan, Inspektorat, dan aparat penegak hukum, segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Hal ini dinilai penting agar proyek yang masih berjalan dapat dievaluasi dan diperbaiki apabila ditemukan adanya kekeliruan, sehingga tidak merugikan keuangan negara.

Dengan nilai anggaran yang cukup besar, publik berharap proyek ini dapat dikerjakan secara profesional dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas serta benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Aceh Tenggara.

Masyarakat juga meminta perhatian dari Kapolri serta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar persoalan ini dapat ditindaklanjuti secara serius.

(Hartono Pinim)

Berita Terkait

Pangdam IM beri Motivasi Prajurit Yonif TP 856/SBS untuk Tingkatkan Disiplin dan Hindari Pelanggaran
LSM Perkara Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, dorong penangkapan pelaku narkoba terus ditingkatkan
Lebih dari 4.000 Warga Daftar NasDem Aceh Fun Walk, Gratis dan Siapkan Hadiah Rp105 Juta
Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:19 WIB

Stasiun Bajalinggei, Jejak Sejarah Perkeretaapian yang Menggerakkan Mobilitas Warga Serdang Bedagai

Senin, 2 November 2026 - 18:34 WIB

Persiapan Fokus Koordinasi Teknis Penataan Lokasi Pengecekan Sarana Prasarana Pastikan Pelayanan Tertib Lancar Optimal

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dipimpin Kalapas Bahtiar Sembiring Evaluasi Tugas Tingkatkan Kedisiplinan Perkuat Pemahaman Tugas Fungsi Tanggung Jawab Petugas

Berita Terbaru