Blangkejeren| Britana News – Tidak hanya membahas keamanan dan ketertiban masyarakat, kegiatan Jumat Curhat Polres Gayo Lues di Desa Kota Blangkejeren juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan pelayanan publik dan dampak bencana alam.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Kota Blangkejeren, Jumat (2/10/2026), itu dipimpin Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., bersama jajaran kepolisian dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, mukim, tokoh masyarakat, tokoh agama serta warga.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari persoalan administrasi kependudukan, pendataan bantuan sosial hingga kondisi masyarakat yang terdampak bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya mengatakan, Jumat Curhat merupakan salah satu sarana bagi kepolisian untuk mendengar langsung kondisi masyarakat sekaligus menerima masukan terkait pelayanan maupun situasi keamanan di wilayah.
Kegiatan tersebut, kata dia, dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah kecamatan sehingga kepolisian dapat memperoleh informasi langsung dari masyarakat di berbagai wilayah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menerima langsung masukan, saran dan keluhan masyarakat, sekaligus menyampaikan berbagai program serta pelayanan kepolisian,” ujar Cakra Donya.
Dalam forum itu, persoalan bantuan sosial turut menjadi pembahasan. Masyarakat menyampaikan pentingnya pendataan yang baik agar informasi mengenai penerima bantuan dapat dilakukan secara tepat dan dapat diverifikasi.
Kasat Binmas Polres Gayo Lues AKP Masjidul Hak menjelaskan bahwa personel kepolisian telah ditugaskan sebagai agen Perlindungan Sosial atau Perlinsos untuk membantu pendataan dan verifikasi penerima bantuan.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu koordinasi di lapangan. Data yang diperoleh nantinya tetap membutuhkan koordinasi dengan pihak dan instansi terkait sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain persoalan bantuan sosial, warga juga menyampaikan kendala administrasi kependudukan. Persoalan tersebut menjadi bagian dari aspirasi yang diterima dalam dialog karena dokumen kependudukan berkaitan langsung dengan berbagai kebutuhan pelayanan masyarakat.
Dampak bencana alam juga ikut disampaikan warga. Kondisi geografis Gayo Lues yang memiliki wilayah pegunungan membuat persoalan kebencanaan menjadi salah satu hal yang membutuhkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor.
Kapolres menyampaikan bahwa berbagai aspirasi tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Kepolisian juga akan melihat setiap persoalan berdasarkan kewenangan masing-masing agar tindak lanjut dapat dilakukan secara tepat.
Di sisi lain, masyarakat juga menyampaikan persoalan keamanan, termasuk keresahan mengenai dugaan narkotika dan judi online.
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri, S.H., M.M., menyampaikan rencana program Kampung Bebas Narkoba pada 2027.
Kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif dengan memberikan informasi melalui saluran resmi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Heri Harianto, S.H., M.H., menjelaskan penanganan perkara, termasuk penyelesaian 18 jenis perkara melalui mekanisme peradilan adat serta penanganan persoalan judi online berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Aceh.
Kepala Desa Kota Blangkejeren Ridwan, S.T., berharap kegiatan seperti Jumat Curhat terus dilakukan. Menurutnya, komunikasi langsung dapat membantu masyarakat menyampaikan berbagai persoalan tanpa harus menunggu persoalan tersebut berkembang lebih jauh.
Kapolres Gayo Lues juga mengingatkan masyarakat bahwa laporan gangguan keamanan dapat disampaikan melalui Call Center 110 secara gratis.
Kegiatan Jumat Curhat tersebut menunjukkan bahwa persoalan masyarakat di tingkat desa memiliki cakupan yang luas. Selain persoalan kriminalitas dan kamtibmas, masyarakat juga membutuhkan komunikasi serta koordinasi dalam menghadapi persoalan administrasi, bantuan sosial dan bencana.
Polres Gayo Lues menyatakan akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung penyelesaian berbagai persoalan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. [Ibrahim]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues.












































