Polres Gayo Lues Ingatkan Warga Waspadai Modus Penipuan Digital Mengatasnamakan Kabagops

BAIM BAIM

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 12:35 WIB

50372 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren|Britana News – Polres Gayo Lues mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap komunikasi melalui WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat kepolisian, menyusul beredarnya nomor yang disebut bukan milik Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Gayo Lues Kompol Iskandar.

Peringatan tersebut disampaikan jajaran Humas Polres Gayo Lues pada Rabu (30/9/2026), setelah informasi mengenai penggunaan nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Kabagops beredar dan menjadi perhatian sejumlah pihak.

Kasi Humas Polres Gayo Lues, Andi, meminta jajaran maupun masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap nomor yang tidak dikenal dan mengaku sebagai pejabat kepolisian. Dalam informasi yang diteruskan tersebut, disebutkan pula adanya dugaan penggunaan panggilan video atau video call untuk membuat pihak yang dihubungi semakin yakin bahwa komunikasi tersebut benar-benar dilakukan oleh pejabat yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena perkembangan teknologi komunikasi memungkinkan seseorang menampilkan identitas maupun tampilan visual yang dapat membuat penerima komunikasi merasa sedang berhubungan langsung dengan orang yang dikenalnya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menjadikan kemunculan wajah dalam video call sebagai satu-satunya dasar untuk memastikan identitas seseorang.

Apalagi apabila setelah komunikasi tersebut muncul permintaan yang berkaitan dengan uang, transfer dana, data pribadi, kode OTP, rekening, dokumen, ataupun bentuk permintaan lainnya yang tidak lazim.

Kasi Humas Polres Gayo Lues dalam pesannya menyampaikan bahwa terdapat nomor yang mengatasnamakan Kabagops dan meminta masyarakat berhati-hati.

Ia juga menyebut nomor yang beredar tersebut sebagai nomor yang diduga palsu, sementara nomor resmi Kabagops telah diketahui oleh pihak terkait.

Peringatan itu kemudian mendapat respons dari sejumlah pihak yang turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap komunikasi yang mencurigakan.

Dalam praktik penipuan berbasis komunikasi digital, penggunaan nama pejabat atau institusi tertentu dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kepercayaan calon korban. Namun, terkait dugaan penggunaan nomor yang mengatasnamakan Kabagops Polres Gayo Lues tersebut, belum ada keterangan resmi mengenai siapa pihak yang menggunakan nomor tersebut maupun apakah telah terdapat masyarakat yang mengalami kerugian.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak melakukan tuduhan atau menyebarkan identitas seseorang sebagai pelaku sebelum terdapat hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.

Polres Gayo Lues mengimbau masyarakat yang menerima komunikasi mencurigakan agar tidak langsung memberikan tanggapan atau memenuhi permintaan dari nomor tersebut.

Langkah yang dapat dilakukan adalah menghentikan sementara komunikasi, menyimpan bukti percakapan, mencatat nomor yang digunakan, serta melakukan konfirmasi melalui saluran resmi kepolisian.

Apabila komunikasi tersebut mengarah pada permintaan transfer uang, masyarakat sebaiknya tidak melakukan transaksi sebelum memastikan identitas pengirim secara langsung melalui jalur yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal yang sama berlaku terhadap permintaan data pribadi maupun kode verifikasi. Masyarakat perlu menjaga kerahasiaan kode OTP, kata sandi, PIN, maupun informasi perbankan karena informasi tersebut dapat disalahgunakan apabila diberikan kepada pihak yang tidak berhak.

Kewaspadaan juga diperlukan ketika seseorang menerima panggilan video dari nomor yang mengaku sebagai pejabat atau anggota kepolisian.

Penerima komunikasi dapat melakukan verifikasi dengan menghubungi institusi terkait menggunakan nomor resmi yang telah diketahui sebelumnya, bukan nomor atau tautan yang diberikan oleh pihak yang sedang menghubungi.

Selain itu, bukti komunikasi sebaiknya tidak langsung dihapus apabila terdapat dugaan penipuan. Pesan WhatsApp, rekaman percakapan yang tersedia secara sah, nomor pengirim, waktu komunikasi, serta bukti transaksi dapat menjadi informasi penting apabila persoalan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.

Polres Gayo Lues juga diharapkan terus memberikan klarifikasi apabila ditemukan perkembangan baru mengenai penggunaan nomor WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat kepolisian tersebut.

Informasi resmi diperlukan agar masyarakat memperoleh rujukan yang jelas dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diminta tidak ikut menyebarkan nomor tertentu dengan menyebutnya sebagai nomor pelaku apabila belum ada penetapan atau keterangan resmi dari pihak berwenang.

Penyebaran nomor secara sembarangan dapat menimbulkan persoalan baru apabila nomor tersebut ternyata milik pihak lain yang tidak mempunyai hubungan dengan dugaan penipuan.

Langkah pencegahan menjadi semakin penting karena komunikasi melalui aplikasi pesan instan berlangsung cepat dan dapat menjangkau banyak orang dalam waktu singkat. Satu pesan yang belum terverifikasi dapat dengan mudah diteruskan ke berbagai grup maupun kontak pribadi sehingga berpotensi menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman.

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat diharapkan menerapkan prinsip sederhana, yakni berhenti sejenak, periksa identitas pengirim, lakukan konfirmasi melalui saluran resmi, dan jangan mengambil keputusan berdasarkan tekanan atau desakan dari pihak yang tidak dapat diverifikasi.

Polres Gayo Lues melalui jajaran terkait juga diharapkan dapat terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan komunikasi digital, terutama terhadap modus yang memanfaatkan nama, jabatan, foto, maupun teknologi video untuk membangun kepercayaan calon korban.

Hingga berita ini disusun, belum ada informasi resmi yang menyatakan identitas pihak di balik nomor WhatsApp yang dipersoalkan tersebut. Belum terdapat pula keterangan resmi mengenai adanya korban yang mengalami kerugian akibat komunikasi tersebut.

Dengan demikian, informasi mengenai penggunaan nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Kabagops Polres Gayo Lues masih ditempatkan sebagai peringatan kewaspadaan dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan siapa pelakunya.

Masyarakat yang menemukan komunikasi serupa diharapkan segera melakukan konfirmasi kepada Polres Gayo Lues melalui kanal resmi dan melaporkan apabila terdapat indikasi tindak pidana. Kehati-hatian dalam menerima informasi digital menjadi bagian penting dalam mencegah masyarakat menjadi korban sekaligus menghindari penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

Pemberitaan ini mengedepankan informasi yang telah disampaikan pihak terkait dan tidak mendahului proses klarifikasi maupun penyelidikan aparat. Setiap perkembangan resmi mengenai persoalan tersebut dapat menjadi bahan pembaruan berita sesuai prinsip akurasi, keberimbangan, hak jawab, dan koreksi sebagaimana diatur dalam ketentuan pers. [Ibrahim]

Berita Terkait

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Penguatan Kompetensi SDM Jadi Strategi Dukung Efektivitas Proses Bisnis dan Penerapan GCG yang Transparan Akuntabel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Langkah Strategis Bangun Sistem Manajemen Terstruktur Wujudkan Good Corporate Governance dan Perbaikan Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Tuanku Muhammad Dukung Pendirian Rumah Al-Qur’an Zawiyah Abadiyah di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru