Blangkejeren |Britana News – Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., ingin hubungan kepolisian dengan insan pers bergerak lebih jauh dari sekadar hubungan kerja. Ia mendorong komunikasi yang terbuka agar informasi mengenai pelayanan kepolisian dan kondisi keamanan di daerah dapat diterima masyarakat secara cepat, tepat dan berimbang, Kamis (20/08/2026).
Pesan tersebut disampaikan Cakra Donya saat menggelar temu ramah bersama insan pers di Cafe Logon Hills Gayo Lues, Kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pertemuan itu dihadiri sejumlah PJU Polres Gayo Lues serta wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Kabupaten Gayo Lues. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan diisi dengan komunikasi langsung mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan tugas kepolisian dan kepentingan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Cakra Donya mengatakan pers mempunyai peran strategis dalam membangun komunikasi publik. Informasi yang disampaikan melalui pemberitaan, menurut dia, dapat membantu masyarakat memahami kebijakan, pelayanan dan berbagai persoalan kamtibmas.
Karena itu, ia berharap komunikasi antara kepolisian dan wartawan terus dibangun secara sehat. Ia juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas agar informasi yang berkaitan dengan tugas kepolisian dapat dikomunikasikan secara terbuka.
“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan insan pers yang telah hadir. Saya merasa nyaman berada di Gayo Lues. Rasanya seperti pulang kampung sendiri,” ujar Cakra Donya.
Kapolres menilai sinergi antara polisi dan pers akan lebih kuat jika dibangun melalui komunikasi dua arah. Kepolisian dapat memberikan informasi sesuai kewenangannya, sementara pers menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan verifikasi, keberimbangan dan kepentingan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Cakra Donya juga menegaskan komitmen “SIGAP” yang menjadi nilai dalam pelaksanaan tugas Polres Gayo Lues. SIGAP terdiri atas Solid, Integritas, Gerak Cepat, Akuntabel dan Presisi.
Menurut dia, komitmen tersebut menggambarkan bagaimana jajaran kepolisian harus menjalankan tugas. Solid berarti membangun kekuatan kerja bersama. Integritas menjadi dasar dalam menjaga kepercayaan. Gerak cepat berkaitan dengan pelayanan dan respons terhadap persoalan.
Akuntabel menekankan pertanggungjawaban, sedangkan presisi diarahkan pada pelaksanaan tugas yang tepat.
“SIGAP ini menjadi komitmen kami dalam menjalankan tugas. Solid dalam bekerja, menjaga integritas, bergerak cepat memberikan pelayanan, akuntabel dalam setiap tindakan dan presisi dalam melaksanakan tugas kepolisian,” katanya.
Selain membicarakan hubungan kepolisian dan pers, Kapolres turut mengangkat persoalan penyalahgunaan narkotika. Menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dan tidak dapat diselesaikan hanya melalui tindakan penegakan hukum.
Cakra Donya menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pencegahan. Keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, generasi muda dan insan pers dinilai memiliki peran untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat.
“Karena itu mari kita bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. Jangan sampai narkotika merusak masa depan generasi muda kita,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan gambaran keras mengenai konsekuensi penyalahgunaan narkotika. “Kalau kita bicara penyalahgunaan narkotika, bagi pemakai ada tiga kemungkinan. Pertama jatuh miskin, kedua overdosis atau mati, dan yang ketiga ditangkap polisi,” kata Cakra Donya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pesan pencegahan yang disampaikan dalam forum temu ramah. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap persoalan narkotika karena dampaknya dapat merusak kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.
Dari sisi komunikasi publik, Kapolres juga mengajak insan pers ikut menjaga suasana daerah. Ia menilai pemberitaan yang konstruktif dan berimbang dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar serta mengurangi ruang bagi berkembangnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kabagops Kompol Iskandar, S.Pd., M.Pd., Kasatintelkam AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kasatreskrim IPTU Heri Haryanto, S.H., Kasatresnarkoba AKP Kabri, S.H., M.M., Kasatsamapta IPTU Irwansyah, S.H., serta Kasatlantas AKP Syafriandy, S.Sos.
Kehadiran para pejabat utama tersebut memberi ruang bagi insan pers untuk berinteraksi secara langsung dengan jajaran Polres Gayo Lues. Komunikasi semacam itu dinilai penting untuk membangun hubungan kerja yang profesional dan saling menghormati.
Temu ramah tersebut pada akhirnya menempatkan komunikasi publik sebagai salah satu bagian penting dalam menjaga kamtibmas. Kepolisian memiliki tanggung jawab dalam pelayanan dan keamanan, sementara pers menjalankan fungsi jurnalistik dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, tetapi dapat bertemu pada kepentingan yang sama: memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kapolres Gayo Lues berharap hubungan yang telah terbangun dengan insan pers dapat terus diperkuat. Dengan komunikasi yang terbuka dan profesional, berbagai persoalan masyarakat diharapkan dapat dibicarakan secara lebih konstruktif sekaligus mendukung terciptanya Gayo Lues yang aman, nyaman dan kondusif. [BAIM]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues












































