Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:32 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa

Britana.com|| Jakarta – PT Bank Aceh Syariah memperkuat langkah strategis dalam mempersiapkan diri menjadi bank devisa melalui pertemuan dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) di Gedung LPPI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Aceh untuk mempercepat kesiapan perusahaan dalam mengembangkan layanan perbankan devisa, sekaligus memastikan berbagai aspek pendukung dapat dipersiapkan secara komprehensif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, Bank Aceh dan LPPI membahas sejumlah aspek strategis yang diperlukan dalam mempersiapkan Bank Aceh menuju bank devisa, antara lain penguatan sumber daya manusia, tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, proses bisnis, kesiapan sistem dan infrastruktur, serta pengembangan kompetensi organisasi.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan bahwa persiapan menjadi bank devisa merupakan salah satu agenda strategis Bank Aceh dalam meningkatkan kapasitas perusahaan dan memperluas layanan kepada masyarakat serta dunia usaha.

“Menjadi bank devisa bukan sekadar menambah jenis layanan, tetapi merupakan bagian dari transformasi Bank Aceh untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha. Karena itu, proses persiapannya harus dilakukan secara serius, terukur, dan memenuhi seluruh aspek yang dipersyaratkan,” ujar Fadhil.

Menurut Fadhil, kerja sama dengan LPPI diharapkan dapat membantu Bank Aceh memperkuat kesiapan internal, khususnya dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penguatan proses bisnis, serta peningkatan kapasitas organisasi yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan aktivitas devisa.

“Kami ingin memastikan seluruh fondasi pendukungnya benar-benar siap, mulai dari SDM, sistem, proses bisnis, manajemen risiko, kepatuhan, hingga tata kelola. Dengan persiapan yang baik, pengembangan bisnis dapat dilakukan secara sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pembahasan tersebut juga mencakup pentingnya kesiapan lintas fungsi dalam pengembangan bisnis devisa, baik dari sisi treasury, bisnis, manajemen risiko, kepatuhan, operasional, maupun sumber daya manusia. Penguatan kompetensi dan kesiapan organisasi menjadi bagian penting dalam roadmap Bank Aceh menuju bank devisa.

Bagi Bank Aceh, pengembangan layanan devisa memiliki arti strategis dalam memperkuat peran perusahaan dalam mendukung perekonomian Aceh. Dengan semakin berkembangnya aktivitas perdagangan, investasi, dan dunia usaha, keberadaan layanan perbankan devisa diharapkan dapat memberikan alternatif layanan yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas ekonomi Aceh dengan pasar nasional maupun internasional serta membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas bagi Bank Aceh.

Fadhil menegaskan bahwa proses menuju bank devisa akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, kepatuhan terhadap ketentuan regulator, serta kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur.

“Targetnya bukan hanya mendapatkan status sebagai bank devisa, tetapi bagaimana nantinya layanan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian Aceh. Karena itu, kesiapan menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.

Pertemuan dengan LPPI sekaligus menjadi momentum bagi Bank Aceh untuk memperoleh perspektif dan masukan dalam menyusun langkah persiapan secara lebih terarah. Pengalaman dan kompetensi LPPI di bidang pengembangan perbankan diharapkan dapat mendukung Bank Aceh dalam memperkuat kapasitas internal perusahaan.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda transformasi Bank Aceh untuk menjadi bank yang semakin sehat, modern, adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat.
Ke depan, Bank Aceh akan terus melakukan penguatan internal serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh tahapan persiapan menuju bank devisa dapat berjalan secara terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertemuan tersebut dihadiri dari pihak LPPI, yaitu Achmad Fauzi (Direktur LPPI), Hastari Andriyani (Kepala Divisi Pelatihan dan Konsultasi Keuangan Syariah), serta Muhammad Aang Sopian (Staf Divisi Pelatihan dan Konsultasi Keuangan Syariah) beserta staf. Sementara dari Bank Aceh, hadir Fadhil Ilyas (Direktur Utama), Erwin Konadi (Direktur Bisnis), Budi Kafrawi (Pemimpin Divisi Treasury), Taufik Saleh (Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial), Deddy Nofendy (Kepala Bidang International Banking), serta Miftahuddin (Kepala Bidang Divisi Umum).

Berita Terkait

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Penguatan Kompetensi SDM Jadi Strategi Dukung Efektivitas Proses Bisnis dan Penerapan GCG yang Transparan Akuntabel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Langkah Strategis Bangun Sistem Manajemen Terstruktur Wujudkan Good Corporate Governance dan Perbaikan Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Tuanku Muhammad Dukung Pendirian Rumah Al-Qur’an Zawiyah Abadiyah di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru