KNPS Indonesia Resmikan Taman Belajar Garuda Huntara, Dorong Pendidikan Anak di Senen Jakarta

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:17 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KNPS Indonesia Resmikan Taman Belajar Garuda Huntara, Dorong Pendidikan Anak di Senen Jakarta

KNPS Indonesia Resmikan Taman Belajar Garuda Huntara, Dorong Pendidikan Anak di Senen Jakarta

Britana.com || JAKARTA — Keterbatasan fasilitas tidak seharusnya membatasi kesempatan anak untuk belajar dan berkembang. Bagi anak-anak yang tinggal di hunian sementara (Huntara), kehadiran ruang belajar dan bermain dapat menjadi salah satu sarana untuk mengeksplorasi potensi sekaligus membangun kebiasaan belajar sejak dini.

KNPS Indonesia Resmikan Taman Belajar Garuda Huntara, Dorong Pendidikan Anak di Senen Jakarta

Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) Indonesia meresmikan Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026). Fasilitas ini dihadirkan sebagai ruang belajar dan bermain bagi anak-anak yang tinggal di Huntara.

Peresmian dilakukan oleh Hj. Rany Mauliani selaku Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Dewan Pembina KNPS Indonesia. Dalam peresmian tersebut, Rany membuka Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara dengan harapan fasilitas itu dapat terus dikembangkan.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum KNPS Indonesia David Hamka mengatakan, penyediaan ruang belajar tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di Huntara. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu hal penting yang perlu mendapat perhatian sejak usia dini.

Pada tahap awal, KNPS memfasilitasi sekitar 18 anak yang mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD). Fasilitas yang diberikan antara lain meja belajar, tas, buku, serta perlengkapan alat tulis untuk menunjang kegiatan belajar.

Kegiatan pembelajaran di Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara pada tahap awal direncanakan berlangsung dua kali dalam sepekan. Frekuensi tersebut dapat disesuaikan dan dikembangkan berdasarkan kebutuhan serta kondisi anak-anak yang mengikuti kegiatan.

David mengatakan, anak-anak membutuhkan ruang yang memungkinkan mereka untuk tidak hanya menerima pembelajaran, tetapi juga mengeksplorasi lingkungan dan mengekspresikan apa yang mereka lihat serta ketahui.

“Anak-anak pasti butuh wadah untuk eksplor, untuk mengekspresikan apa yang mereka lihat, untuk mengekspresikan apa yang mereka tahu,” ujar David.

Menurut David, Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara tidak berhenti pada kondisi fasilitas yang ada saat ini. KNPS akan berupaya melakukan pengembangan secara bertahap sehingga sarana tersebut dapat semakin menunjang kebutuhan anak-anak.

Ia juga optimistis anak-anak yang tinggal di Huntara memiliki peluang untuk meraih prestasi. Dukungan terhadap proses pendidikan, kata David, diharapkan dapat membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan perubahan positif bagi keluarga di masa depan.

“Kami percaya di tempat Huntara ini akan lahir orang-orang yang berprestasi,” kata David.

David mengakui fasilitas yang tersedia saat ini masih sederhana. Namun, ia menilai keterbatasan tersebut tidak mengurangi tujuan utama dari kehadiran taman belajar dan bermain bagi anak-anak Huntara.

“Kalaupun sederhana saya yakin, tapi niat kita tidak sederhana,” tutur David.

Melalui fasilitas tersebut, KNPS Indonesia berusaha menyediakan ruang bagi anak-anak di Huntara untuk belajar dan bermain. Pengembangan taman belajar akan dilakukan secara bertahap, termasuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kebutuhan anak-anak yang menggunakannya.

Berita Terkait

Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:46 WIB

Tebing Tinggi Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Bersama Jajaran Sosialisasi dan Pengarahan Langsung ke WBP Blok CD

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dipimpin Kalapas Bahtiar Sembiring Evaluasi Tugas Tingkatkan Kedisiplinan Perkuat Pemahaman Tugas Fungsi Tanggung Jawab Petugas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Berita Terbaru