Peralatan Monitoring Gempabumi BMKG di Gayo Lues Dicuri, Kecepatan dan Akurasi Informasi Kebencanaan Terancam

redaksi

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian peralatan vital pemantau gempabumi di Shelter Pendeteksi Gempabumi Site BGASI yang berlokasi di Desa Gantung Geluni, Kecamatan Blang Pegayon, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Foto kondisi peralatan sebelum pencurian 

Aksi pencurian yang disertai perusakan fasilitas tersebut menyebabkan terganggunya operasional sistem monitoring gempabumi BMKG sehingga berpotensi mengurangi kecepatan dan akurasi penyampaian informasi gempabumi kepada masyarakat di Aceh dan sekitarnya. Gangguan pertama kali terdeteksi ketika transmisi data seismik dari stasiun tersebut terhenti pada Rabu, (29 Juli 2026).

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim Stasiun Geofisika Kelas II Aceh Selatan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi pada Senin, 3 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil inspeksi menunjukkan bahwa pintu shelter telah dirusak dan dicongkel, gembok hilang, serta sejumlah kabel instalasi dipotong secara paksa.

Peralatan Vital yang Dicuri dan Total Kerugian

Berdasarkan hasil identifikasi di lokasi kejadian, pelaku pencurian membawa sejumlah perangkat utama yang berfungsi untuk pengolah dan mengirimkan data seismik, yaitu:

1 Unit Digitizer merek Quanterra (Kinemetrics) Type Q8.

1 Unit Modem VSAT merek iDirect Type IQ Desktop+.

2 buah baterai kapasitas 9 Ah.

1 set kabel solar panel (3 × 10 meter) beserta seluruh kabel instalasi di dalam shelter.

Total kerugian materiil negara akibat aksi pencurian tersebut diperkirakan mencapai Rp246.442.213 (dua ratus empat puluh enam juta empat ratus empat puluh dua ribu dua ratus tiga belas rupiah).

Foto kondisi lokasi setelah pencurian

Mengganggu Pemantauan Gempa Bumi

BMKG menegaskan bahwa hilangnya peralatan tersebut berdampak serius terhadap sistem pemantauan gempabumi. Wilayah Gayo Lues berada pada kawasan yang dipengaruhi Sesar Sumatera Segmen Tripa, salah satu sesar aktif dengan tingkat aktivitas kegempaan tinggi. Segmen ini memiliki riwayat gempa hingga M6,0 dan diperkirakan mampu menghasilkan gempa maksimum M7,4.

Pada 29 Mei 2017, gempa M4,9 menyebabkan kerusakan pada lebih dari 30 bangunan. Terbaru, gempa M5,6 pada 22 Juli 2026 memicu kepanikan warga dan merusak sejumlah bangunan, termasuk sebuah puskesmas.

Tidak beroperasinya Site BGASI mengurangi kemampuan jaringan pemantauan BMKG dalam menentukan parameter gempa secara cepat, tepat, dan presisi sehingga berpotensi memengaruhi kecepatan penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat di Aceh dan sekitarnya.

Telah Dilaporkan kepada Kepolisian

BMKG melalui Stasiun Geofisika Kelas II Aceh Selatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kapospampol Blangpegayon Aiptu Joko Ansari SH, selanjutnya Joko mendampingi dan membawa Tim BMKG untuk membuat laporan ke SPKT Polres Gayo Lues.

Laporan diterima dengan STPL Nomor LP/B/42/VIII/2026/SPKT/POLRES GAYO LUES/POLDA ACEH tertanggal 3 Agustus 2026. Tim Reserse Kriminal Polres Gayo Lues telah melakukan olah TKP dan masih melaksanakan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian.

BMKG Mengajak Masyarakat Menjaga Aset Kebencanaan

Sejak tahun 2015 hingga 2026, sedikitnya telah terjadi 15 kasus pencurian peralatan monitoring gempabumi BMKG di berbagai daerah di Indonesia.

BMKG menegaskan bahwa peralatan monitoring gempabumi merupakan aset negara yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung keselamatan masyarakat melalui penyediaan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami secara cepat dan akurat.

BMKG mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan untuk bersama-sama menjaga fasilitas pemantauan kebencanaan.

Menjaga peralatan monitoring gempabumi bukan hanya menjaga aset negara, tetapi juga menjaga keselamatan masyarakat karena setiap kerusakan atau pencurian dapat memperlambat penyampaian informasi kebencanaan.

Sumber : siaran pers BMKG Aceh Selatan

Berita Terkait

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Penguatan Kompetensi SDM Jadi Strategi Dukung Efektivitas Proses Bisnis dan Penerapan GCG yang Transparan Akuntabel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Langkah Strategis Bangun Sistem Manajemen Terstruktur Wujudkan Good Corporate Governance dan Perbaikan Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Tuanku Muhammad Dukung Pendirian Rumah Al-Qur’an Zawiyah Abadiyah di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru