Kutacane, Aceh Tenggara – BritanaNews | 4 Agustus .2026. Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,
Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane, dr. Mhd. Al-Fazri, Sp.B, menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh aparatur rumah sakit.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah mewajibkan seluruh pegawai melakukan absensi melalui sistem Simpegnas dan fingerprint.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pegawai di lingkungan RSUD H. Sahudin Kutacane, Selasa (4/8/2026). Dalam arahannya, dr. Mhd. Al-Fazri menyampaikan bahwa disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat.
Selain kewajiban absensi elektronik, seluruh pegawai juga diingatkan agar senantiasa menjaga kerapian berpakaian, mematuhi jam kerja, serta memberikan pelayanan yang ramah, santun, dan penuh tanggung jawab kepada setiap pasien maupun keluarga pasien.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari kemampuan medis, tetapi juga dari sikap, etika, kepedulian, serta kenyamanan yang dirasakan masyarakat selama memperoleh layanan di rumah sakit.
Direktur RSUD juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan disiplin akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Sanksi dapat diberikan secara bertahap, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga sanksi administratif apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Kami ingin membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD H. Sahudin Kutacane terus meningkat,” tegasnya.
Melalui penerapan disiplin yang konsisten dan peningkatan etos kerja seluruh pegawai, RSUD H. Sahudin Kutacane diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin prima, cepat, dan humanis bagi seluruh masyarakat Aceh Tenggara.
(Hartono Pinim)












































