KSB Meurah Siaga Gelar Aksi Perdana Reboisasi, Perkuat Kepedulian Lingkungan dan Mitigasi Bencana
Britananews | PIDIE JAYA. ACEH – Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Meurah Siaga, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, menggelar aksi perdana berupa kegiatan reboisasi di Gampong Lhoksandeng, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata organisasi setelah resmi dikukuhkan oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi. Baru-Baru ini di Lapangan PU komplek Pemda Meureudu
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi penghijauan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, serta memperkuat mitigasi bencana melalui pelestarian kawasan hijau.
Ketua KSB Meurah Siaga, Iqbal Mustafa, SE, mengatakan kegiatan reboisasi merupakan bentuk kepedulian bersama yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kecamatan Meurah Dua, Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pidie Jaya, pemerintah gampong, pemuda, hingga masyarakat setempat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam sebagai investasi untuk generasi mendatang,” ujar Iqbal Mustafa, SE.
Reboisasi yang dilaksanakan usai Salat Jumat tersebut mengusung tema “Menanam Hari Ini, Menuai Kehidupan Hari Esok”, sebagai ajakan untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Meurah Dua, Iskandar, SE, mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya dan KSB Meurah Siaga. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penanaman pohon, melainkan wujud nyata kepedulian bersama dalam memulihkan lingkungan, terutama pascabanjir yang pernah melanda wilayah tersebut.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan tanam pohon ini. Bagi Kecamatan Meurah Dua, ini bukan hanya soal menanam bibit, tetapi juga menanam harapan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Langkah kecil seperti ini memiliki makna besar bagi masa depan daerah kita,” kata Iskandar, SE.
Ia menambahkan, pemulihan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan meningkatnya kesadaran sosial dan lingkungan masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diharapkan terus diperkuat agar menjadi gerakan bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Di tempat terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., M.M. (sering disapa Ari Khan), menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bagian penting dari upaya pengurangan risiko bencana di daerah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
“Kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar menanam bibit, tetapi menanam harapan bagi masa depan generasi Pidie Jaya. Sebagai daerah yang rawan bencana, menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian penting dari upaya pengurangan risiko bencana,” ujar Azharyadi,
Ia juga mengapresiasi semangat TAGANA Muda, perangkat gampong, para relawan, pemuda, dan masyarakat Gampong Lhoksandeng yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh subur, memberikan manfaat bagi lingkungan, mengurangi risiko bencana, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

KSB Meurah Siaga berharap aksi reboisasi ini menjadi awal dari berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan yang mampu memperkuat ketangguhan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.”Tutup Bang Arie Khan semnagat”. *[TU]













































