Kutacane, Aceh Tenggara – BritanaNews, 4 Juli 2026. Memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara resmi menggelar ajang kejuaraan balap motor Grasstrack. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan IMI, Desa Kumbang Indah, Kecamatan Kutacane ini berjalan sangat meriah dan disambut antusiasme luar biasa dari masyarakat setempat, yang memadati lokasi sejak pagi untuk menyaksikan langsung aksi para pembalap.
Turut hadir memeriahkan acara tersebut adalah Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kutacane, Ade Yusuf, S.H., M.H., yang datang bersama jajaran staf dan perwakilan dari instansi pengadilan. Kehadiran ini sekaligus menunjukkan dukungan antar lembaga hukum terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan kepolisian.
Berbicara di sela-sela pertandingan, Ade Yusuf menyampaikan apresiasinya kepada Polres Aceh Tenggara yang telah memilih ajang olahraga sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat. Ia juga mengingatkan seluruh peserta balap untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, keselamatan, dan kedisiplinan selama bertanding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit pembalap berprestasi dari Aceh Tenggara. Tetaplah bertanding dengan jujur, utamakan keselamatan, dan berikan penampilan terbaik kalian,” ujar Ade Yusuf saat menyemangati para peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Aceh Tenggara, Iptu Jery Irfan, menjelaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar hiburan, melainkan wadah strategis untuk mempererat sinergi antara kepolisian, komunitas otomotif, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Selain sebagai bagian dari syukuran Hari Bhayangkara, kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan emosional Polri dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua, sekaligus menjadi sarana positif bagi pemuda untuk menyalurkan bakat dan hobinya,” tegas Iptu Jery Irfan.
Ajang balap Grasstrack ini diikuti oleh ratusan pembalap dari berbagai wilayah di Aceh dan Sumatera Utara, yang memperebutkan piala serta hadiah yang telah disiapkan (Hartono.pinim)












































