Stasiun Kuala Tanjung Perkuat Peran sebagai Integrator Logistik Multimoda di Sumatera Utara

ERLANGGA HENDRI SURYA

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:12 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BERITANEWS.COM-Medan, 21 Juni 2026 Stasiun Kuala Tanjung semakin mengukuhkan posisinya sebagai simpul utama integrasi logistik multimoda di Sumatera Utara. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, volume angkutan barang melalui stasiun yang terhubung langsung dengan Pelabuhan Kuala Tanjung tersebut tumbuh signifikan sebesar 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat total aktivitas bongkar muat peti kemas di Stasiun Kuala Tanjung mencapai 7.565 TEUs (Twenty-foot Equivalent Units). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode Januari–Mei 2025 yang tercatat sebanyak 4.846 TEUs.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total volume yang dilayani, sebanyak 6.341 TEUs merupakan peti kemas yang diangkut menggunakan kereta api dan dibongkar langsung di kawasan pelabuhan. Selanjutnya, komoditas tersebut didistribusikan melalui jalur laut dari Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor ke berbagai negara.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin pentingnya peran kereta api dalam mendukung rantai pasok modern dan efisien.

“Hal ini semakin mempertegas peran kereta api sebagai jembatan mobilitas dan integrator multimoda yang menghubungkan kawasan industri, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, langsung dengan angkutan laut di Pelabuhan Kuala Tanjung,” ujar Anwar.

Menurutnya, integrasi yang kuat antara jaringan rel dan pelabuhan mampu mengurangi hambatan distribusi barang yang selama ini berkontribusi terhadap tingginya biaya logistik. Upaya tersebut juga sejalan dengan target pemerintah untuk menurunkan biaya logistik nasional dari 14,29 persen menjadi 12,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain meningkatkan efisiensi distribusi, penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang memberikan kepastian waktu tempuh dan keamanan pengiriman komoditas. Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk-produk ekspor asal Sumatera Utara di pasar internasional.

Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, pergeseran angkutan logistik dari jalan raya ke jalur kereta api juga memberikan manfaat bagi lingkungan. KAI Divre I Sumatera Utara mencatat penggunaan moda kereta api dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menekan emisi karbon secara signifikan.

“Dengan memindahkan beban logistik ke rel, KAI Divre I Sumatera Utara tidak hanya turut memangkas biaya logistik dan mengurangi kepadatan jalan raya, tetapi juga mereduksi emisi karbon hingga 75 persen. Ini adalah wujud nyata green logistics untuk Sumatera Utara,” jelas Anwar.

Potensi pengembangan Stasiun Kuala Tanjung sebagai pusat logistik terpadu juga masih sangat besar. Saat ini, kawasan tersebut didukung oleh lapangan penumpukan peti kemas dengan kapasitas mencapai 1.200 TEUs yang siap mengakomodasi peningkatan arus barang di masa mendatang.

Anwar menegaskan, KAI akan terus memperkuat integrasi fisik maupun digital guna menjadikan Kuala Tanjung sebagai pusat logistik masa depan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

“Melalui lompatan volume dan penguatan integrasi fisik serta digital yang terus berjalan, KAI berkomitmen menjadikan Stasiun Kuala Tanjung sebagai pusat logistik masa depan.

Transformasi ini memastikan terciptanya ekosistem distribusi yang tidak hanya modern dan kompetitif di tingkat regional, tetapi juga berkelanjutan bagi lingkungan,” pungkasnya.

(***)

Berita Terkait

Kakanim Eko Yudis Parlin Raja GukGuk Imigrasi Belawan raih dua penghargaan program Desa Binaan Imigrasi Belawan
Kuala Tanjung PT Prima Multi Terminal Anak Perusahaan Pelindo Terminal Petikemas Tinjau ROS Fasilitas Peralatan Infrastruktur Prosedur Kerja
Tuanku Muhammad Ucapkan Selamat kepada Sulthan Muhammad Yus atas Amanah Baru sebagai Jubir Pemerintah Kota Banda Aceh
Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum
Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Gelar Kuliah Umum tentang Filsafat Islam
Bupati TRK Bertemu Menko Bahlil, Bahas Investasi, Hilirisasi dan Lapangan Kerja*
Senja di gunung Bau bau
Demonstrasi Tuntut Bencana Aceh Jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh, Sejumlah Massa Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Penguatan Kompetensi SDM Jadi Strategi Dukung Efektivitas Proses Bisnis dan Penerapan GCG yang Transparan Akuntabel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Langkah Strategis Bangun Sistem Manajemen Terstruktur Wujudkan Good Corporate Governance dan Perbaikan Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Tuanku Muhammad Dukung Pendirian Rumah Al-Qur’an Zawiyah Abadiyah di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru