Britana.com | ACEH TENGGARA – Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Desa Kuta Bakti dan Desa Lawe Pinis setempat.
Aksi sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa Aceh Tenggara di Banda Aceh terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di dua kecamatan berbeda di Aceh Tenggara.
Kebakaran pertama terjadi di Desa Kuta Bakti, Kecamatan Babul Makmur, pada Kamis, 28 Mei 2026 sekitar pukul 13.50 WIB, yang menghanguskan 14 unit rumah warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa hari kemudian, kebakaran kembali terjadi di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 21.30 WIB dan membakar 5 rumah warga.
Menanggapi musibah tersebut, IPMAT Banda Aceh melakukan penggalangan dana sebagai langkah cepat membantu warga yang kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan dasar akibat peristiwa kebakaran itu.
Dari hasil dukungan donatur, IPMAT Banda Aceh menyalurkan 21 paket kebutuhan pokok berisi beras, telur, minyak goreng, dan mi instan kepada warga terdampak di lokasi.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Minggu, 7 Juni 2026, dengan menyasar langsung warga terdampak di dua desa yang mengalami kebakaran dalam waktu berdekatan di Aceh Tenggara.
Bantuan untuk korban di Desa Kuta Bakti diserahkan sekitar pukul 10.30 WIB, kemudian dilanjutkan ke Desa Lawe Pinis pada pukul 14.40 WIB oleh tim relawan IPMAT.
Kegiatan tersebut dipimpin Haikal Sufri selaku Koordinator Lapangan dan Agung Hidayatullah sebagai Penanggung Jawab, bersama delapan relawan lainnya yang turut membantu proses distribusi bantuan lapangan.
Para relawan mendatangi lokasi kebakaran untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan, terutama keluarga yang rumahnya hangus terbakar akibat musibah tersebut di sana.
IPMAT Banda Aceh menyebut bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur dan masyarakat yang mempercayakan penyalurannya melalui organisasi mahasiswa tersebut untuk korban kebakaran Aceh Tenggara.
Organisasi itu berharap bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban korban, sekaligus menguatkan semangat solidaritas dan gotong royong antarmasyarakat dalam menghadapi masa sulit setelah kebakaran terjadi.
IPMAT Banda Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, relawan, dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan kemanusiaan ini hingga bantuan dapat tersalurkan dengan baik.
Melalui kegiatan ini, IPMAT Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam gerakan sosial, terutama ketika masyarakat Aceh Tenggara menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan bersama.
“IPMAT Peduli untuk Masyarakat, Bersama Kita Kuat Menghadapi Musibah,” demikian pesan yang disampaikan IPMAT Banda Aceh dalam kegiatan tersebut di Aceh Tenggara pada Minggu itu.












































