KUTACANE, ACEH TENGGARA (Britana) – Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, secara tegas menegaskan komitmen besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan insan pers sekaligus menjamin keterbukaan akses informasi bagi seluruh media massa. Langkah strategis ini ditempuh sebagai wujud kerja sama nyata dan kemitraan strategis dalam mempercepat pembangunan serta kemajuan Kabupaten Aceh Tenggara.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati dalam acara silaturahmi akbar antara wartawan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, yang digelar pada Senin (25/5/2026). Momen ini menjadi sejarah sebagai pertemuan resmi pertama dan terbuka antara para awak media dengan Bupati Salim Fakhry setelah hampir satu tahun dirinya memimpin daerah ini.
Acara yang berlangsung penuh keakraban ini dihadiri oleh jajaran tertinggi eksekutif, meliputi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tenggara, Yusrizal, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala dinas, para camat, serta puluhan wartawan aktif yang mewakili berbagai media cetak, elektronik, maupun daring yang beroperasi di wilayah ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Salim Fakhry mengapresiasi peran vital yang telah dijalankan oleh insan pers selama ini. Ia mengakui bahwa masih terdapat berbagai kekurangan dan tantangan dalam pelayanan pemerintah bersama jajaran OPD kepada masyarakat. Namun, ia yakin besarnya peran media dapat menjadi kekuatan pendorong utama.
“Pembangunan daerah akan terasa jauh lebih ringan dan hasilnya akan lebih terasa jika kita mendapat dukungan, pengawasan, serta pemberitaan yang konstruktif dan positif dari insan pers secara konsisten. Kalian adalah mitra strategis kami dalam menyampaikan program dan mengawal aspirasi rakyat,” ujar Bupati di hadapan para wartawan.
Sebagai bukti nyata dukungan terhadap kemudahan kerja jurnalistik, Bupati Salim Fakhry memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala dinas, badan, dan kantor di lingkungan Pemkab Aceh Tenggara. Ia meminta agar seluruh pimpinan OPD membuka akses informasi seluas-luasnya, transparan, dan kooperatif kepada wartawan, tanpa ada lagi sekat atau pembatasan yang tidak perlu, demi terciptanya kerja sama yang baik dan sehat.
Anggaran Khusus 2027: Iklan Proporsional & Honor Kliping Berita
Tidak hanya soal akses informasi, Bupati juga memberikan kabar gembira terkait peningkatan kesejahteraan wartawan yang selama ini sering menjadi sorotan. Ia berjanji mulai tahun anggaran 2027 mendatang, pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran pemasangan iklan pemerintah secara lebih proporsional dan merata ke berbagai media, serta menjamin percepatan proses pembayaran agar tidak menumpuk.
Lebih dari itu, langkah konkret lainnya adalah instruksi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar segera mengatur dan mengalokasikan dana untuk pembayaran honor kliping berita bagi wartawan yang aktif memberitakan kegiatan daerah. Ini merupakan langkah apresiasi langsung atas jerih payah wartawan di lapangan yang selama ini dinilai belum terakomodir dengan baik.
Dorong Profesionalisme: UKW dan Pendaftaran ke Dewan Pers
Untuk meningkatkan kualitas dan martabat pers daerah, Pemkab Aceh Tenggara juga berencana kembali menggandeng tim penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Program ini bertujuan agar standar kerja jurnalistik di daerah semakin profesional, berkualitas, dan beretika. Bupati juga mendorong seluruh rekan wartawan agar segera mengurus pendaftaran diri ke Dewan Pers guna memastikan status dan kompetensinya diakui secara nasional.
Di akhir arahannya, Bupati Salim Fakhry berharap berbagai bentuk apresiasi, penghargaan, dan kemudahan yang diberikan pemerintah daerah ini dapat berjalan beriringan dengan visi besar pembangunan, menuju Aceh Tenggara yang lebih maju, hebat, dan sejahtera bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk pers. (Hartono Pinim)












































