BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:59 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Britana.com || Jakarta, 12 Mei 2026. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan Tabungan tertinggi di industri. Hal tersebut didorong tingginya antusias berhaji yang berdampak pada lonjakan nasabah Tabungan Haji hingga menembus 7,25 juta di mana 1,2 juta merupakan generasi muda (Millenial dan Gen-Z).

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Pertumbuhan Tabungan Haji mengantarkan BSI melanjutkan kinerja yang solid sejak merger, sekaligus menunjukkan bahwa dual licence—bank syariah dan bank emas sukses menumbuhkan customer base secara signifikan. Sejak merger 1 Februari 2021, nasabah BSI tumbuh 9,26 juta, dan khusus pada tiga bulan pertama tahun 2026, jumlah nasabah bertambah 0,5 juta menjadi 23,7 juta.

Peningkatan customer base selanjutnya mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI pada Triwulan I 2026 tumbuh 18% (YOY), menjadi Rp376,8 triliun. Tak hanya tinggi, DPK BSI tumbuh pada segmen dana murah (CASA) di mana Giro naik 24,17% (YOY) menjadi Rp71,7 triliun dan Tabungan tumbuh 20,18% (YOY) menjadi Rp164,5 triliun. Total dana murah (CASA) tumbuh 21,36% (YOY) menjadi Rp236,2 triliun.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tabungan saat ini menjadi engine growth BSI termasuk dari Tabungan Haji,’’ kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada paparan kinerja Perseroan Triwulan I 2026. BSI, kata dia, fokus pada penumbuhan Tabungan Haji, Payroll, dan Tabungan Bisnis. Sebagai bank syariah dengan status persero, BSI berperan aktif mendukung antusiasme umat Islam Indonesia untuk berhaji. Data BSI menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk berhaji terus melonjak di mana pada tahun 2023 pendaftar haji nasional 286,4 ribu naik menjadi 422,3 ribu pada 2025.

BSI menunjukkan dominasinya di dalam pendaftaran tabungan haji nasional dengan peningkatan market share semula 49,5% pada tahun 2023 menjadi 53,6% pada tahun 2025. Dari 422,3 ribu pendaftar haji sebanyak 226,4 ribu mendaftar melalui BSI. Untuk fase keberangkatan pun BSI mendominasi di mana pada tahun 2026 sebesar 83,5% dari total kuota keberangkatan adalah jemaah yang mendaftar lewat BSI.

Pendaftar haji Melalui BSI meningkat setiap tahun dengan didukung kemudahan pembukaan rekening melalui platform BYOND by BSI serta berbagai campaign program haji yang dilakukan secara nasional.

Peningkatan DPK mendorong total asset BSI per posisi Maret 2026 naik menjadi Rp460,1 triliun yang mengantarkan BSI naik peringkat ke jajaran Top 5 Bank di Indonesia setelah resmi masuk sebagai bank Persero pada 23 Januari 2026. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bank syariah saat ini memiliki posisi dan kinerja yang sejajar dengan bank besar.

Layanan haji adalah bagian dari implementasi lisensi BSI sebagai bank syariah. Saat ini BSI juga sebagai satu satunya bank yang memperoleh lisensi emas yang terbukti meningkatkan inklusivitas, ditandai naiknya nasabah non-Muslim menjadi 12%.

“Keunikan dual licence menghasilkan kinerja BSI yang sehat dan profit sustain. Pada Triwulan I 2026 BSI membukukan laba bersih Rp2,2 triliun, tumbuh 17,1% (YOY). Kinerja tersebut adalah hasil dari implementasi strategi penurunan biaya dana,penjagaan kualitas pembiayaan serta pertumbuhan pendapatan berbasis fee terutama dari bisnis emas.

Direktur Finance and Strategy Ade Cahyo Nugroho mengungkap dual licence mendorong pertumbuhan Fee Based Income (FBI) BSI pada Triwulan I 2026 ke level Rp2,09 triliun, naik 22,98% (YOY). Komposisi FBI terhadap total pendapatan BSI naik menjadi 22,98% dengan bisnis emas sebagai kontributor tertinggi 33,69% dengan total Rp705 miliar—tumbuh 125% (YOY), disusul treasury dengan komposisi 21,67% dan E-channel sebesar 17,46%. Dari bisnis emas, BSI berhasil menumbuhkan pembiayaan gadai emas 58,3% (YOY) dan E-mas tumbuh lebih dari 2.700 %.
Dari sisi pembiayaan, BSI berhasil menumbuhkan dobel digit atau 14,39% (YOY) mencapai Rp329 triliun dengan fokus pembiayaan Konsumer. Meski tumbuh signifikan, secara kualitas pembiayaan yang disalurkan cukup sehat dengan indikasi Non-Performing Financing (NPF) gross 1,8% membaik dari 1,88% periode sebelumnya. Adapun NPF Nett di sekitar 0,38%. Mayoritas pembiayaan (72,37%) didistribusikan pada segmen Konsumer dan Ritel, sisanya 27,63% ke segmen wholesale.

Peningkatan Dana Murah berkontribusi terhadap penurunan biaya dana ke level 2,12% dan penjagaan kualitas pembiayaan menjaga biaya CKPN di level 0,73%. Kondisi tersebut cukup ideal untuk mendorong rasio laba bersih Perseroan pada Triwulan I 2026 dengan indikasi ROA 2,53% dan ROE 19,36%.

Direktur Sales and Distribution Anton Sukarna mengungkap BSI berkontribusi aktif terhadap Astacita Pemerintah dan juga mendukung program perekonomian pemerintah melalui support terhadap MBG sebesar Rp198 miliar kepada 211 dapur MBG, penyaluran KDMP dan penyaluran KUR yang masing-masing menjangkau lebih dari 80 ribu Koperasi dan 17,732 nasabah penerima KUR. Dari sisi penyediaan rumah bersubsidi, BSI menyalurkan FLPP kuartal I sebanyak 894 nasabah. Adapun total pembiayaan rumah bersubsidi mencapai Rp5,7 triliun. Selain itu BSI juga berpartisipasi di dalam Pembiayaan Program Perumahan (KPP) untuk UMKM.

CORPORATE SECRETARY AND COMMUNICATIONS GROUP
PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK

Berita Terkait

Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:46 WIB

Tebing Tinggi Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Bersama Jajaran Sosialisasi dan Pengarahan Langsung ke WBP Blok CD

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dipimpin Kalapas Bahtiar Sembiring Evaluasi Tugas Tingkatkan Kedisiplinan Perkuat Pemahaman Tugas Fungsi Tanggung Jawab Petugas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Berita Terbaru