Demonstrasi Tuntut Bencana Aceh Jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh, Sejumlah Massa Diamankan

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:41 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Demonstrasi Tuntut Bencana Aceh Jadi Bencana Nasional, Rabu (21/10/2026)

BRITANANEWS || BANDA ACEH — Demonstrasi Front Mahasiswa Aceh Resisten yang menuntut penetapan banjir dan longsor Aceh pada akhir November 2025 sebagai bencana nasional berakhir ricuh di depan Kantor Gubernur Aceh, Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh, Rabu (21/10/2026) sore.

Kericuhan terjadi menjelang azan Magrib, ketika aparat kepolisian membubarkan massa yang masih bertahan setelah waktu penyampaian aspirasi berakhir.

Berdasarkan pantauan Media di lokasi, massa yang berjumlah sekitar 100 orang awalnya berkumpul di badan jalan tepat di depan Kantor Gubernur Aceh. Situasi kemudian memanas setelah terjadi pelemparan batu dari arah demonstran ke petugas keamanan. Polisi membubarkan massa.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah demonstran berlarian meninggalkan lokasi dan menyebar ke Jalan Teungku Nyak Makam, kawasan Lampineung.

Dalam proses pembubaran tersebut, beberapa demonstran terlihat diamankan aparat kepolisian.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui jumlah pasti massa yang dibawa petugas.

Sebelum kericuhan terjadi, polisi telah mengimbau para demonstran untuk membubarkan diri karena waktu unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi telah berakhir.

Namun, situasi berubah tegang hingga berujung pada pembubaran paksa.
Sebelumnya, Front Mahasiswa Aceh Resisten kembali menggelar demonstrasi di Kantor Gubernur Aceh pada Rabu sore.

Dalam aksi tersebut, massa meminta agar Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menemui mereka secara langsung untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

Massa menolak apabila hanya ditemui oleh pejabat lain. Mereka ingin menyampaikan langsung tuntutan terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025.

Demonstran menilai penanganan bencana tersebut berjalan lamban meskipun telah berlangsung hampir setahun. Karena itu, mereka mendesak pemerintah menetapkan status bencana tersebut sebagai bencana Nasional agar penanganannya mendapat perhatian dan dukungan yang lebih besar.

Selain persoalan banjir dan longsor di Aceh, massa juga menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Mereka meminta pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah demonstran yang diamankan maupun perkembangan lebih lanjut setelah pembubaran aksi *[TU]

Berita Terkait

Kakanim Eko Yudis Parlin Raja GukGuk Imigrasi Belawan raih dua penghargaan program Desa Binaan Imigrasi Belawan
Kuala Tanjung PT Prima Multi Terminal Anak Perusahaan Pelindo Terminal Petikemas Tinjau ROS Fasilitas Peralatan Infrastruktur Prosedur Kerja
Tuanku Muhammad Ucapkan Selamat kepada Sulthan Muhammad Yus atas Amanah Baru sebagai Jubir Pemerintah Kota Banda Aceh
Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum
Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Gelar Kuliah Umum tentang Filsafat Islam
Bupati TRK Bertemu Menko Bahlil, Bahas Investasi, Hilirisasi dan Lapangan Kerja*
Senja di gunung Bau bau
Kakanim Belawan Tegaskan Sinergi Imigrasi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Sejalan Semangat Imigrasi untuk Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:46 WIB

Tebing Tinggi Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Bersama Jajaran Sosialisasi dan Pengarahan Langsung ke WBP Blok CD

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dipimpin Kalapas Bahtiar Sembiring Evaluasi Tugas Tingkatkan Kedisiplinan Perkuat Pemahaman Tugas Fungsi Tanggung Jawab Petugas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Profesional Transparan dan Berintegritas

Berita Terbaru