Penanganan Bencana Gayo Lues Dinilai Lamban, Mahasiswa Desak Mitigasi Diperkuat

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 18:49 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britananews.com | GAYO LUES — Banjir dan longsor susulan melanda Kabupaten Gayo Lues pada 14 September 2026, kembali mengganggu akses Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane serta merendam rumah warga di sejumlah kawasan terdampak.

Mahasiswa Universitas Abulyatama asal Gayo Lues, Sabarudin, menilai penanganan bencana tersebut masih terlalu lambat dan belum menunjukkan kesiapsiagaan yang sebanding dengan tingginya risiko wilayah.

Menurut Sabarudin, masyarakat sempat menghadapi gangguan akses akibat material longsor di sejumlah titik. Ia menyoroti perlunya respons lapangan yang lebih cepat ketika jalur nasional kembali tertutup.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalan Blangkejeren–Kutacane merupakan jalur vital bagi mobilitas warga, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi. Karena itu, sistem tanggap darurat harus mampu bergerak cepat ketika bencana terjadi,” ujar Sabarudin.

Data penanganan lapangan menunjukkan longsor terjadi di delapan titik, meliputi Tetumpun, Tangsaran, Begade 4, Meloak Sepakat, Durin Daun, Titi Maut, dan Air Panas, yang mengganggu kelancaran transportasi masyarakat.

Selain longsor, banjir lumpur dilaporkan menggenangi 17 rumah di Dusun Air Panas, Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung. Sejumlah titik jalan juga masih rawan longsor susulan.

Sabarudin juga menilai penanganan tidak cukup berhenti pada pembersihan material. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat mitigasi melalui penguatan tebing, pemulihan vegetasi, pemantauan, dan sistem peringatan dini.

“Masyarakat tidak boleh terus berada dalam pola penanganan yang hanya reaktif. Pemerintah daerah dan pusat perlu membangun sistem mitigasi dan respons yang lebih terukur,” katanya.

Di tengah penanganan banjir dan longsor, kebakaran juga terjadi di Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, yang menghanguskan 20 rumah dan menambah beban penanganan darurat masyarakat.

Sejumlah titik longsor telah dibersihkan sehingga akses mulai kembali terbuka, namun kondisi ruas Blangkejeren–Kutacane masih memerlukan kewaspadaan. Koordinasi lintas instansi tetap diperlukan untuk mengantisipasi longsor susulan.

Berita Terkait

Lebih dari 4.000 Warga Daftar NasDem Aceh Fun Walk, Gratis dan Siapkan Hadiah Rp105 Juta
Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:45 WIB

Lebih dari 4.000 Warga Daftar NasDem Aceh Fun Walk, Gratis dan Siapkan Hadiah Rp105 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 22:15 WIB

Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah

Selasa, 3 November 2026 - 08:43 WIB

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Senin, 2 November 2026 - 09:16 WIB

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Berita Terbaru