Btitananews ||BANDA ACEH – Serah terima jabatan (sertijab) Kepala SMK Negeri 1 Banda Aceh berlangsung khidmat di ruang meeting sekolah, Senin (3/8). Acara ini menandai dimulainya masa kepemimpinan Sufriani, S.Pd., yang sebelumnya telah resmi dilantik oleh Gubernur Aceh pada Kamis, 23 Juli 2026, menggantikan Nurleila, S.Pd., M.Pd., yang mengabdi selama enam setengah tahun.
Prosesi sertijab yang semula direncanakan di lapangan terpaksa dipindahkan ke dalam ruangan karena hujan deras mengguyur sejak pagi.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutan perpisahannya, Nurleila menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kebersamaan yang telah terjalin. “Saya sangat bangga bisa berada di sini, dari tahun 2020 sampai 2026. Lebih kurang enam tahun setengah, tentunya banyak kesan-kesan yang sangat luar biasa,” ujarnya. Ia pun resmi berpamitan untuk bertugas di tempat baru.
Sementara itu, Sufriani mengawali sambutannya dengan pantun, mengakui bahwa SMKN 1 bukanlah lingkungan asing baginya. “SMK 1, 2, 3 ini tidak asing. Teman-teman saya ada di sini,” katanya. Meski demikian, ia tak menampik adanya pergulatan batin.
“Sebenarnya beratnya bukan karena pindah kantor, tapi karena harus berpisah dengan teman-teman. Waktu saya masih merangkak-rangkak, mereka ada di sana. Itu yang bikin hati saya agak berat,” ungkapnya haru. Meski begitu, ia menyatakan siap mengemban amanah baru dan berterima kasih atas penyambutan meriah keluarga besar SMKN 1.

Ketua Komite SMKN 1 Banda Aceh, Dr. Ramadhanus, yang mewakili orang tua/wali murid, turut memberikan pandangannya. Ia menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang biasa, bagaikan malam yang berganti siang dan siang yang berganti malam.
“Perlu dipahami bahwa kullukum raain wa kullukum masuulun an raaiyatihi, setiap kita adalah pemimpin, dan setiap pemimpin punya tanggung jawab yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Setiap manusia pasti ada kelebihan dan kekurangannya.
Kalau punya kelebihan, lupakan. Kalau punya kekurangan, itu perlu diingat sebagai bahan evaluasi diri,” pesannya.
Ia pun mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk menyambut pemimpin baru. “Kita sambut dengan hangat kepala sekolah yang baru, yang tampak energik, yang insya Allah tugas beliau akan meringankan tugas bapak ibu,” ujarnya.
Acara ini dihadiri Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Aceh, Tarmidhi, S.ST., M.Si., mewakili Kepala Dinas. Ia mengapresiasi dedikasi Nurleila dan menekankan pentingnya kekompakan.

“Kita harus sama misinya, tujuannya harus sama. Kalau di dalam bergerak maju, kami siap mendukung dari luar,” tegasnya.
Tarmidhi juga menitipkan target ambisius, “Di 2027, SMK 1 dan 3 harus juara LKS tingkat Nasional dan menjadi role model SMK se-Aceh dan BLUD SMK harus mencapai target yang akan dievaluasi kembali. Ini tanggung jawab berat, tapi saya yakin bisa,” ujarnya.
Dinas Pendidikan, lanjutnya, siap memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah secara bertahap demi mendorong prestasi dan kualitas lulusan.
Turut hadir dan memberikan dukungan, perwakilan dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI), yaitu PT. Global Mandiri USK, Erlangga Banda Aceh, Gramedia Banda Aceh, dan Hermes Palace Hotel.
Sertijab yang berlangsung haru dan meriah itu ditutup dengan ramah tamah serta ucapan selamat dari tamu undangan, termasuk pengawas, komite sekolah, dan para kepala SMK se-Kota Banda Aceh.[Humas Smk1]












































