BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Aceh melalui SYAFIF Goes to Aceh 2026

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:03 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Aceh melalui SYAFIF Goes to Aceh 2026

BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Aceh melalui SYAFIF Goes to Aceh 2026

Britana.com || BANDA ACEH – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Aceh terus berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Aceh. Salah satu wujud komitmen tersebut melalui dukungan terhadap kegiatan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pelataran Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Aceh melalui SYAFIF Goes to Aceh 2026

Mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, kegiatan ini bertujuan mendekatkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

 

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan bahwa SYAFIF menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara industri jasa keuangan, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh.

 

“BSI Regional Aceh mendukung pelaksanaan SYAFIF Goes to Aceh 2026 sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan produk keuangan syariah, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif,” ujar Imsak.

 

Festival keuangan syariah ini menghadirkan berbagai stan industri jasa keuangan yang menawarkan beragam produk perbankan dan layanan keuangan syariah.

 

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung, mengenal berbagai pilihan produk keuangan, serta memahami manfaat layanan keuangan syariah dalam mendukung kebutuhan finansial, perencanaan masa depan, dan pengembangan usaha.

 

Selain pameran produk keuangan syariah, SYAFIF Goes to Aceh 2026 juga menghadirkan beragam kegiatan menarik bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Pameran Jasa dan Promo Produk Keuangan Syariah, Bazaar UMKM, Talkshow dan Edukasi Literasi Syariah, Aneka Lomba serta berbagai voucher dan doorprize menarik.

 

Kehadiran bazaar UMKM menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemberdayaan pelaku usaha lokal, khususnya dalam memperluas akses pasar dan memperkenalkan produk kepada masyarakat.

 

Sementara itu, talkshow dan edukasi literasi syariah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prinsip, manfaat, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah.

 

Menurut Imsak, penguatan ekosistem ekonomi syariah membutuhkan kolaborasi berkelanjutan serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan. Peningkatan literasi perlu berjalan beriringan dengan perluasan akses layanan keuangan, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan aktivitas ekonomi produktif.

 

“Ekosistem ekonomi syariah yang kuat tidak hanya ditopang oleh industri perbankan, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat, pertumbuhan UMKM, serta sinergi berbagai pihak. Melalui kegiatan seperti SYAFIF ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari layanan keuangan syariah dan semakin berkembangnya aktivitas ekonomi produktif di Aceh,” tutup Imsak.

Berita Terkait

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Selasa, 3 November 2026 - 01:05 WIB

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Minggu, 1 November 2026 - 14:15 WIB

57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dana Desa Kuta Mbaru 2023–2025 di Agara Disorot, Anggaran Air Limbah Rp80 Juta Dan Pengajian Rp30 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru