Britana.com|| BANDA ACEH — Turnamen Mini Soccer Nurul Fikri Boarding School Tahun 2026 berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari Ketua Asosiasi Mini Football Indonesia (AMFI) Kota Banda Aceh, Tuanku Muhammad.

Ajang yang mempertemukan talenta-talenta muda dari Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah se Banda Aceh dan Aceh Beaar tersebut digelar di Lapangan Mini Soccer Dayah Nurul Fikri Aceh. Selain menjadi ruang kompetisi, turnamen ini dinilai menjadi wadah penting untuk memperkenalkan olahraga mini soccer sekaligus membangun mental bertanding, sportivitas, dan kebersamaan sejak usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tuanku Muhammad menyampaikan apresiasi kepada panitia, pihak sekolah, para pelatih, official, orang tua, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan pelaksanaan turnamen. Menurutnya, kompetisi usia muda seperti ini memiliki peran penting dalam membangun ekosistem sepak bola dan mini soccer di Banda Aceh.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Kompetisi seperti ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding, belajar disiplin, menjaga sportivitas, dan berani menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Tuanku Muhammad yang juga merupakan Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada SDN 51 Kota Banda Aceh yang berhasil keluar sebagai juara Turnamen Mini Soccer Nurul Fikri Boarding School Tahun 2026 setelah menundukkan MIN 20 Aceh Besar dengan skor 2-1. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para pemain, pelatih, dan seluruh tim yang terlibat.
“Selamat kepada SDN 51 Kota Banda Aceh atas keberhasilannya meraih juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berkembang. Bagi seluruh peserta yang belum menjadi juara, jangan berhenti berproses karena perjalanan seorang atlet dibangun dari pengalaman dan kerja keras,” kata Tuanku Muhammad.
Ketua AMFI Kota Banda Aceh itu berharap semakin banyak turnamen mini soccer usia muda digelar secara berkelanjutan dengan tata kelola pertandingan yang baik. Menurutnya, kompetisi yang rutin akan memberikan lebih banyak kesempatan kepada pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit potensial dari Banda Aceh.
“Banda Aceh memiliki banyak anak muda yang mempunyai potensi besar di bidang olahraga. Tugas kita bersama adalah menyediakan ruang kompetisi yang sehat, pembinaan yang berkelanjutan, dan lingkungan olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Turnamen Mini Soccer Nurul Fikri Boarding School Tahun 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi menjadi bagian dari proses panjang pembinaan generasi muda. Dari lapangan-lapangan kecil seperti inilah, talenta-talenta baru diharapkan terus tumbuh dan kelak mampu membawa nama Banda Aceh dan Aceh di level yang lebih tinggi.












































