Aceh Butuh Tambahan Semen, Wagub Dek Fadh Sampaikan ke Mendagri dan Danantara

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:45 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian . Foto: (Humas Aceh).

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian . Foto: (Humas Aceh).

Britana.com || Banda Aceh – Memperkuat permintaan penambahan pasokan semen, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) telah melaporkannya kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian . Foto: (Humas Aceh).

“Kelangkaan semen ini bisa mempengaruhi proses rehab-rekon pasca bencana hidrometeorologi di Aceh,” kata Wagub Dek Fadh sebagaimana disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Selasa (4 Agustus 2026).

Nurlis mengatakan Mendagri langsung merespon Wagub. “Pak Mendagri langsung mengatakan kepada Pak Wagub, bahwa beliau segera mencari solusi untuk menyelesaikan kelangkaan semen di Aceh,” katanya.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kepada Mendagri, kata Nurlis, Wagub juga melaporkannya kepada CEO Danantara, Rosan Roeslani, dan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

“Laporan Pak Wagub, ternyata direspon Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, beliau juga menyampaikan laporan Pak Wagub menjadi atensi, dan segera dicarikan solusi,” kata Nurlis.

Nurlis menjelaskan, langkah koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Danantara merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

“Agar seluruh hambatan yang berpotensi mengganggu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana segera diselesaikan melalui sinergi antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Pusat, dan BUMN,” katanya.

Nurlis menjelaskannya, dalam laporan Wagub kepada Mendagri dan pihak Danantara disebutkan bawah telah terjadi lonjakan permintaan semen di Aceh.

Sebab, saat ini telah dimulai pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi serta meningkatnya kegiatan pembangunan di berbagai daerah.

Hasil evaluasi Pemerintah Aceh menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan semen di Aceh saat ini telah mencapai sekitar 4.200 ton per hari, sementara kapasitas pasokan yang tersedia baru sekitar 3.700 ton per hari, sehingga masih terjadi defisit sekitar 500 ton per hari atau sekitar 12.500 sak per hari.

Kondisi tersebut telah memicu kenaikan harga semen di pasaran dari sekitar Rp70.000/sak menjadi Rp120.000/sak, sehingga mulai berdampak terhadap masyarakat dan pelaksanaan berbagai proyek pembangunan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon dukungan untuk dapat mempercepat penambahan pasokan semen ke Aceh,” kata Wagub sebagaimana diulangi Nurlis.

“Sehingga kebutuhan masyarakat dan percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana dapat terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.”

Sebelumnya, persoalan semen ini dibahas dalam rapat evaluasi kelangkaan semen yang dipimpin Asisten II Setda Aceh, Teuku Robby Izra, di Kantor Gubernur Aceh, Senin (3/8/2026). Dalam rapat, General Manager PT SBA R Adi Santosa, menyampaikan solusi kelangkaan semen dengan menambah jam operasional Terminal Pengisian Krueng Geukuh II dari 16 jam menjadi 24 jam per hari.

Selain itu, SBA juga menambah pasokan semen curah dari luar Aceh melalui tiga kapal pengiriman. Di mana, kapal pertama telah bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh pada Minggu (2/8/2026), dengan membawa semen curah.

Pengiriman berikutnya akan dilakukan secara bertahap sepanjang Agustus untuk memastikan ketersediaan semen tetap terjaga.[*]

Berita Terkait

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam
Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:43 WIB

Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Selasa, 3 November 2026 - 01:05 WIB

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Senin, 2 November 2026 - 09:16 WIB

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Minggu, 1 November 2026 - 14:15 WIB

57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Berita Terbaru