DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:08 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

Britana.com || Jakarta, 30 Juli 2026 – Ketua Umum Perkumpulan Doktor Ilmu Kepolisian Indonesia (DIKPI), Brigadir Jenderal Polisi Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI) sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia.

DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

Pertemuan yang berlangsung di Gedung KWJ Universitas Indonesia tersebut merupakan inisiatif DIKPI dalam mendorong pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia (APTKI). Asosiasi ini dirancang sebagai wadah kolaboratif yang menghimpun perguruan tinggi penyelenggara kajian ilmu kepolisian guna memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan ilmu kepolisian di tengah semakin kompleksnya tantangan keamanan global.

Delegasi DIKPI dipimpin langsung oleh Ketua Umum DIKPI, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, didampingi Sekretaris Jenderal DIKPI, Komisaris Besar Polisi Dr. Susilo Edy.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Universitas Indonesia, pertemuan dihadiri oleh Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan, Prof. Dr. Supriatna, didampingi Wakil Direktur I Prof. Yon Mahmudi, Wakil Direktur II Dr. Reza Rustam, serta Ketua Program Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian Dr. Basir. Sementara itu, STIK-PTIK Polri diwakili oleh Ketua Program Doktor Ilmu Kepolisian, Komisaris Besar Polisi Dr. Benny Saragih.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani selaku konseptor dan penggagas utama pembentukan APTKI menegaskan bahwa pembentukan asosiasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ilmu kepolisian.

“Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, dan pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia. Dengan menyatukan berbagai potensi yang ada, kita dapat membangun ekosistem keilmuan kepolisian yang lebih kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujar Dedy Tabrani.

Ia menambahkan bahwa kunjungan dan silaturahmi ini merupakan langkah awal DIKPI dalam membangun kesepahaman serta menjembatani proses pembentukan APTKI bersama perguruan tinggi penyelenggara pendidikan ilmu kepolisian di Indonesia.

Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia, Prof. Dr. Supriatna, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, asosiasi yang akan dibentuk hendaknya tidak berhenti sebagai organisasi administratif semata, tetapi berkembang menjadi pusat kolaborasi intelektual yang mampu memperkuat jejaring akademik nasional maupun internasional.

Ia menekankan bahwa APTKI diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan kurikulum, mendorong penelitian kolaboratif lintas perguruan tinggi, meningkatkan publikasi ilmiah, memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat kapasitas akademik, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis riset bagi pengembangan kepolisian dan keamanan nasional.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Doktor Ilmu Kepolisian STIK-PTIK Polri, Komisaris Besar Polisi Dr. Benny Saragih, menilai bahwa pembentukan APTKI akan memperkuat posisi ilmu kepolisian sebagai disiplin ilmu strategis yang memiliki kontribusi penting dalam menjawab dinamika keamanan abad ke-21.

Menurutnya, kepolisian masa depan tidak cukup dibangun melalui reformasi kelembagaan dan peningkatan kapasitas operasional semata, tetapi juga memerlukan fondasi keilmuan yang kokoh melalui penguatan riset, inovasi, pendidikan, serta kolaborasi antarperguruan tinggi.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesamaan visi antara DIKPI, Universitas Indonesia, dan STIK-PTIK Polri mengenai pentingnya penguatan ekosistem keilmuan kepolisian. Gagasan pembentukan APTKI diharapkan menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan institusi kepolisian dalam menghasilkan pengetahuan, inovasi, serta kebijakan yang mampu mendukung transformasi kepolisian Indonesia menuju institusi yang semakin profesional, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Sebagai penggagas pembentukan APTKI, DIKPI berharap inisiatif ini dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya komunitas akademik ilmu kepolisian yang kuat, inklusif, dan berdaya saing global, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sistem kepolisian dan keamanan nasional di masa depan.

Berita Terkait

Kakanim Eko Yudis Parlin Raja GukGuk Imigrasi Belawan raih dua penghargaan program Desa Binaan Imigrasi Belawan
Kuala Tanjung PT Prima Multi Terminal Anak Perusahaan Pelindo Terminal Petikemas Tinjau ROS Fasilitas Peralatan Infrastruktur Prosedur Kerja
Tuanku Muhammad Ucapkan Selamat kepada Sulthan Muhammad Yus atas Amanah Baru sebagai Jubir Pemerintah Kota Banda Aceh
Tuanku Muhammad Apresiasi MTQ ke 1 Gampong Lamgugob, Dusun Kayee Adang Timur Raih Juara Umum
Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Gelar Kuliah Umum tentang Filsafat Islam
Bupati TRK Bertemu Menko Bahlil, Bahas Investasi, Hilirisasi dan Lapangan Kerja*
Senja di gunung Bau bau
Demonstrasi Tuntut Bencana Aceh Jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh, Sejumlah Massa Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Selasa, 3 November 2026 - 01:05 WIB

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Minggu, 1 November 2026 - 14:15 WIB

57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dana Desa Kuta Mbaru 2023–2025 di Agara Disorot, Anggaran Air Limbah Rp80 Juta Dan Pengajian Rp30 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru