BERITANEWS.COM-Medan Dalam upaya memperluas jejaring kerja sama dengan dunia akademik, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan melaksanakan audiensi ke Universitas Sumatera Utara (USU) serta Universitas Negeri Medan (UNIMED). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan inovasi di lingkungan pemasyarakatan. Selasa (21/07/26)

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Perempuan Medan, Yekti Apriyanti didampingi oleh Kepala Subseksi Registrasi, Yolanda Sijabat, dan Kepala Urusan Kepegawaian, Erida Simanjuntak. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan, pengembangan kelembagaan, serta berbagai inovasi di lingkungan pemasyarakatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat diwujudkan melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu memberikan manfaat bagi institusi, sivitas akademika, maupun warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Lapas Perempuan Medan turut memperkenalkan salah satu program inovasi yang tengah dikembangkan, yaitu Smart Zero Waste. Program ini mengusung konsep pengelolaan sampah yang terpadu sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi media pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bernilai edukatif.

“Kami berharap audiensi ini tidak berhenti pada pertemuan awal, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi nyata yang bermanfaat bagi warga binaan, institusi, dan masyarakat,” tutur Yekti Apriyanti, Pungkasnya.
(Pewarta Ruli)












































