BERITANEWS.COM-Medan, 02 Juli 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara kembali mengoperasikan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat pulang-pergi (PP) pada 3 hingga 5 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat pada akhir masa libur sekolah sekaligus mendukung kelancaran mobilitas penumpang.

Kereta tambahan tersebut juga tetap mendapatkan program diskon tarif sebesar 30 persen dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk layanan kelas ekonomi komersial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pengoperasian kembali KA Sribilah Fakultatif merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur sekolah.
“Kami kembali mengoperasikan KA Sribilah Fakultatif pada 3 hingga 5 Juli untuk memberikan tambahan pilihan perjalanan bagi masyarakat. Selama kuota masih tersedia, masyarakat juga masih dapat memanfaatkan program diskon transportasi 30 persen sehingga perjalanan menjadi lebih efisien,” ujar Anwar.
Selama periode libur sekolah, mulai 20 Juni hingga 2 Juli 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah melayani sebanyak 111.485 pelanggan. Jumlah tersebut melampaui kapasitas tempat duduk reguler yang tersedia sebanyak 108.776 kursi atau mencapai tingkat okupansi sebesar 103 persen.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat pada pengoperasian KA Sribilah Fakultatif sebelumnya pada 20–28 Juni 2026. Sebanyak 5.856 pelanggan memanfaatkan program diskon tarif 30 persen, melampaui kapasitas yang disediakan sebanyak 5.088 tempat duduk.
Dengan kembali dioperasikannya KA Sribilah Fakultatif, total kapasitas angkut kumulatif KAI Divre I Sumatera Utara meningkat menjadi 134.572 kursi. Hingga Kamis (2/7), penjualan tiket telah mencapai 129.800 kursi dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring tingginya kebutuhan masyarakat untuk melakukan perjalanan.
Anwar menegaskan, KAI tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi massal, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian daerah melalui penyediaan akses mobilitas yang mudah, aman, dan terjangkau.
“Kereta api hadir sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Dengan mobilitas yang aman, lancar, dan tarif yang kian terjangkau berkat dukungan stimulus pemerintah, kami ingin memastikan roda aktivitas ekonomi, pariwisata, dan silaturahmi masyarakat Sumatera Utara terus berputar tanpa hambatan,” pungkasnya.
(***)












































