Sambangi Rektor USK, Tokoh Aceh Tamiang Gagas Pendirian Politeknik Daerah

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:57 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Aceh Tamiang di ruang kerja Rektor USK, Senin (11/5/2026). Foto: (Humas USK).

Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Aceh Tamiang di ruang kerja Rektor USK, Senin (11/5/2026). Foto: (Humas USK).

Britana.com || BANDA ACEH — Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang menyambangi Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., guna membahas rencana pendirian sebuah politeknik di daerah tersebut. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja rektor, Senin (11/5/2026), menjadi langkah awal dalam upaya menghadirkan institusi pendidikan vokasi yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Aceh Tamiang.

Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Aceh Tamiang di ruang kerja Rektor USK, Senin (11/5/2026). Foto: (Humas USK).

Rombongan yang dipimpin Hamdan Sati itu secara khusus meminta dukungan dan pendampingan dari USK agar bersedia menjadi “bapak angkat” bagi calon Politeknik Aceh Tamiang. Mereka menilai, kehadiran perguruan tinggi vokasi sangat dibutuhkan untuk membuka akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Hamdan Sati menyampaikan bahwa dukungan kepakaran dan pengalaman USK menjadi faktor penting agar rencana besar tersebut dapat berjalan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat berharap USK dapat menjadi bapak angkat bagi politeknik ini. Tanpa dukungan dan bimbingan dari USK, tentu langkah kami akan jauh lebih berat,” ujar Hamdan Sati.

Menanggapi hal itu, Rektor USK Prof. Mirza Tabrani menyatakan bahwa pada prinsipnya USK siap memberikan dukungan, terutama dalam penyediaan pendampingan sumber daya manusia dan konsultasi akademik. Namun, ia menegaskan bahwa pendirian perguruan tinggi tidak bisa dilakukan hanya dengan semangat semata, melainkan harus dibarengi kesiapan yang matang.

“USK memiliki banyak tenaga ahli, mulai dari doktor hingga profesor yang siap membantu. Tetapi semua harus dibuktikan dengan persiapan yang serius dan kerja nyata,” kata Prof. Mirza.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal operasional, pihak penggagas setidaknya harus menyiapkan minimal 15 dosen guna memenuhi kebutuhan tiga program studi yang direncanakan.

Selain itu, Prof. Mirza juga mengingatkan pentingnya menentukan identitas institusi melalui nama yang representatif dan mencerminkan karakter daerah. Menurutnya, politeknik yang akan dibangun nantinya tidak memungkinkan menggunakan nama USK.

“Nama institusi harus segera dirumuskan bersama agar memiliki identitas daerah yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor USK menyoroti tantangan terbesar dalam pengelolaan perguruan tinggi, yakni menjaga keberlanjutan mutu dan akreditasi. Ia menilai, banyak institusi pendidikan gagal berkembang karena kurangnya komitmen jangka panjang dari pengelolanya.

“Jangan hanya semangat di awal. Jika pengelolaan tidak serius, maka akreditasi akan bermasalah dan jumlah mahasiswa juga sulit berkembang,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Prof. Mirza menyebutkan bahwa dirinya akan mencoba menjembatani komunikasi dengan pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk melihat peluang dan langkah teknis berikutnya.

“Saya akan mencoba berkomunikasi ke tingkat Dirjen. Dalam waktu satu bulan ke depan akan saya informasikan kembali perkembangan dan langkah yang bisa ditempuh,” tambahnya.

Rencana pendirian politeknik ini disambut optimistis oleh para tokoh Aceh Tamiang. Mereka berharap, jika seluruh proses administrasi dan persyaratan dapat dipenuhi sesuai arahan, maka politeknik tersebut sudah dapat mulai beroperasi pada tahun depan.

Kehadiran politeknik di Aceh Tamiang diyakini tidak hanya akan memperluas akses pendidikan tinggi vokasi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kualitas tenaga kerja lokal yang siap bersaing di dunia industri dan pembangunan daerah.(*)

Berita Terkait

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Selasa, 3 November 2026 - 01:05 WIB

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Minggu, 1 November 2026 - 14:15 WIB

57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dana Desa Kuta Mbaru 2023–2025 di Agara Disorot, Anggaran Air Limbah Rp80 Juta Dan Pengajian Rp30 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru