101 Penyandang Disabilitas di Aceh Utara Terima Alat Bantu, Bukti Pemulihan Pascabencana Harus Inklusif

ZANI

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:36 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britananews.com|Aceh Utara — Di tengah proses panjang pemulihan pascabanjir dan longsor yang melanda Aceh Utara, perhatian terhadap kelompok rentan mulai diperlihatkan secara nyata. Sebanyak 101 penyandang disabilitas di Desa Glumpang Samlakoe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kamis (7/5/2026),

 

 menerima bantuan alat bantu mobilitas dan kebutuhan pendukung aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bantuan tersebut disalurkan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama CBM Global Disability Inclusion dan YAKKUM Emergency Unit (YEU), sebagai bagian dari program respons kemanusiaan inklusif pascabencana yang berlangsung sejak Desember 2025.

 

Alat bantu yang diberikan meliputi kursi roda, tongkat adaptif, alat bantu jalan, alat bantu dengar, hingga kacamata dan perangkat pendukung lainnya sesuai kebutuhan penerima manfaat.

 

Bukan sekadar bantuan simbolis, distribusi ini dinilai menjadi langkah penting agar penyandang disabilitas tidak kembali tersisih dalam proses pemulihan pascabencana.

 

Suasana haru terlihat saat para penerima manfaat menerima bantuan yang selama ini sangat mereka butuhkan. Banyak di antara mereka mengaku baru kali ini memperoleh perhatian khusus pasca bencana melanda kawasan mereka.

 

Selain penyaluran alat bantu, para penerima juga mendapatkan edukasi terkait penggunaan dan perawatan alat agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan.

 

Program kemanusiaan ini turut melibatkan unsur pemerintah daerah, perangkat desa, organisasi penyandang disabilitas, relawan, serta masyarakat setempat.

 

Perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Mulyadi, menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh meninggalkan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.

 

“Pemulihan pascabencana harus dirasakan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pendekatan inklusif seperti ini sangat penting agar penyandang disabilitas juga mendapat akses dan perhatian yang setara,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara, Mansur, S.E., mengatakan penyandang disabilitas memiliki kebutuhan khusus yang harus menjadi prioritas dalam situasi bencana maupun masa pemulihan.

 

“Bantuan yang tepat sasaran akan membantu mereka kembali mandiri dan produktif menjalani aktivitas sehari-hari,” katanya.

 

Salah seorang penerima bantuan, Chaulah (71), mengaku sangat terbantu dengan alat yang diterimanya.

 

“Alhamdulillah, sekarang sudah lebih mudah beribadah dan beraktivitas. Terima kasih atas bantuannya,” ucapnya haru.

 

Sebelumnya, CBM Global Disability Inclusion bersama YAKKUM Emergency Unit juga telah menyalurkan bantuan nontunai kepada ratusan kepala keluarga terdampak banjir dan longsor di wilayah Tanah Jambo Aye dan Baktiya.

 

Program tersebut disebut telah menjangkau ribuan warga terdampak, termasuk ratusan penyandang disabilitas di sejumlah desa terdampak bencana.

 

Kolaborasi lintas pihak ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan masyarakat Aceh Utara, sekaligus memastikan kelompok rentan tidak lagi menjadi pihak yang terlupakan saat bencana datang.

Berita Terkait

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
Yasa Qur’ani Gelar Maulid Nabi, Ratusan Jamaah Hadiri Kenduri Bersama
Kapolres Nagan Raya Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Dandim dan Wakil Bupati dan DPRK, Turun Langsung Tangani Longsor di Aceh Selatan, Alat Berat Dikerahkan
Bupati TRK Bertemu Menko Bahlil, Bahas Investasi, Hilirisasi dan Lapangan Kerja*

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:19 WIB

Wakil Ketua IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan, Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

Selasa, 3 November 2026 - 01:05 WIB

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

PT KIM NAGAN RAYA MERESAHKAN RAKYAT: Dua Bulan Dokumen Disetor, Tanah Warga Bumi Sari Belum Diselesaikan

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 1 November 2026 - 19:34 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Minggu, 1 November 2026 - 14:15 WIB

57 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Aceh dan Brimob Batalyon C Pelopor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dana Desa Kuta Mbaru 2023–2025 di Agara Disorot, Anggaran Air Limbah Rp80 Juta Dan Pengajian Rp30 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru