Ihya Ulumuddin Desak Percepatan Pembangunan RS Regional untuk Kurangi Lonjakan Pasien di RSUDZA

SAMSUL EDY S.HUT.,M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:21 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihya Ulumuddin Desak Percepatan Pembangunan RS Regional untuk Kurangi Lonjakan Pasien di RSUDZA

Ihya Ulumuddin Desak Percepatan Pembangunan RS Regional untuk Kurangi Lonjakan Pasien di RSUDZA

Britana.com ||  Anggota DPR Aceh, Ihya Ulumuddin, mendesak Dinas Kesehatan Aceh agar mempercepat pembangunan rumah sakit regional, khususnya rumah sakit regional yang sedang dibangun di Kabupaten Aceh Barat.

Menurut Ihya, percepatan operasional rumah sakit regional sangat penting guna mengurangi lonjakan pasien di RSUD Zainoel Abidin yang selama ini menjadi pusat rujukan utama di Aceh.

Ihya Ulumuddin Desak Percepatan Pembangunan RS Regional untuk Kurangi Lonjakan Pasien di RSUDZA

Pernyataan tersebut disampaikan Ihya dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Kesehatan DPR Aceh bersama sejumlah SKPA dan pimpinan rumah sakit di Aceh. Rapat itu turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Direktur RSUD Zainoel Abidin, Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh, serta Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah beberapa kali melakukan kunjungan Pansus ke rumah sakit regional di Aceh Barat. Dari penjelasan yang kami terima, seharusnya tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa dioperasikan. Karena itu kami mendesak agar pembangunan dipercepat sehingga lonjakan pasien di RSUDZA bisa ditangani di rumah sakit regional,” kata Ihya.

Politisi PKS tersebut menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak hanya difokuskan pada RS regional di Aceh Barat, tetapi juga rumah sakit regional lainnya di berbagai daerah di Aceh agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang maksimal.

“Kesehatan adalah hak dasar warga negara. Karena itu orientasi pelayanan kesehatan harus benar-benar menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ihya juga menyoroti berbagai keterbatasan fasilitas kesehatan di Aceh, baik di RSUDZA, Rumah Sakit Jiwa Aceh, maupun Rumah Sakit Ibu dan Anak. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Semua SKPA harus mengacu pada target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJM,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan rumah sakit regional di sejumlah daerah merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengantisipasi membludaknya pasien di RSUDZA Banda Aceh.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 10 Aceh, Ihya mencontohkan kondisi masyarakat di Kabupaten Simeulue yang harus menempuh perjalanan jauh ke Banda Aceh demi mendapatkan layanan kesehatan rujukan.

“Masyarakat Simeulue harus naik kapal dan mencari penginapan di Banda Aceh ketika dirujuk ke RSUDZA. Jika pelayanan kesehatan belum optimal, tentu ini menjadi beban moral bagi kami sebagai wakil rakyat dari daerah tersebut. Karena itu keberadaan rumah sakit regional yang representatif sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ihya juga menyoroti masih adanya pasien rujukan yang disebut mengalami penolakan pelayanan, termasuk pasien kanker payudara. Ia meminta penjelasan dari pihak RSUDZA terkait persoalan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Berita Terkait

PW PII Aceh Desak Pangdam IM Usut Penembakan di Pidie Serta Menyayangkan Ketidakpedulian Gubernur Aceh dan Ketua DPRA
Siswa SMAN 1 Seunagan Raih Juara I dan II Duta Pelajar Sadar Hukum 2026 Tingkat Kabupaten Nagan Raya
HIMAPOL FISIP USK Kecam Penembakan di Tiro, Desak Investigasi Independen dan Penegakan Hukum
Pangdam IM beri Motivasi Prajurit Yonif TP 856/SBS untuk Tingkatkan Disiplin dan Hindari Pelanggaran
LSM Perkara Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, dorong penangkapan pelaku narkoba terus ditingkatkan
Lebih dari 4.000 Warga Daftar NasDem Aceh Fun Walk, Gratis dan Siapkan Hadiah Rp105 Juta
Dari Peusijuk hingga Three-Finger Salute, SIMBES 2026 Teguhkan Solidaritas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jembatan Rusak Parah, Warga Pangur dan Uning Was-Was Melintas: Akses Tunggal Menuju RSUD Ali Kasim Terancam

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:46 WIB

Tebing Tinggi Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Bersama Jajaran Sosialisasi dan Pengarahan Langsung ke WBP Blok CD

Senin, 2 November 2026 - 18:34 WIB

Persiapan Fokus Koordinasi Teknis Penataan Lokasi Pengecekan Sarana Prasarana Pastikan Pelayanan Tertib Lancar Optimal

Senin, 2 November 2026 - 09:21 WIB

Sukses Digelar, Pelantikan LBH Pemuda Pujakesuma Sumatera Pererat Solidaritas Antar-Ormas di Medan

Minggu, 1 November 2026 - 01:15 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Transportasi Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:17 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Penyesuaian Penting Tingkatkan Kualitas Efektivitas Pelayanan Pastikan Transisi Lancar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dukungan Penerapan Pemindai Peti Kemas Hi-Co Scan di Terminal A dan B BNCT Patungan Pelindo DP World Sosialisasi 20 Oktober 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Tebing Tinggi Jumat 30 Oktober 2026 Kalapas Bahtiar Sembiring Pimpin Jajaran Bersihkan Sampah Rumput Liar Material Hambat Aliran Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Penandatanganan di Kantor Pelindo Regional 1 Medan Kamis 29 Oktober 2026 Oleh Kepala KSOP Mukhlish Tohepaly dan ED 1 Pelindo Hanny Uktolseya

Berita Terbaru