Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

SAMSUL EDI S. HUT., M. Env

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 22:21 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

Britana.Com|| Banda Aceh – Seminar Nasional Banda Aceh Academy (BAA) Talk yang digelar di AAC Dayan Dawood, Rabu 22 April 2026, menghadirkan berbagai tokoh inspiratif nasional dan menjadi ajang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menekankan pentingnya kepemimpinan yang berangkat dari niat yang tulus serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

Menurut Illiza, banyak pelajaran berharga (lesson learned) yang dapat dipetik dari para pemimpin daerah yang hadir, seperti dari Jawa Tengah, Kalimantan Timur, hingga Medan. Ia menyebut, kunci utama kepemimpinan adalah niat yang benar.

“Pemimpin itu harus betul-betul memiliki niat yang lurus, diniatkan untuk ibadah. Jika niatnya sudah benar, maka kebijakan yang diambil juga akan berpihak pada kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti pentingnya penentuan prioritas anggaran yang tepat, serta kemampuan komunikasi yang efektif antara pemimpin dan masyarakat. Menurutnya, kesalahan dalam komunikasi dapat menimbulkan bias, sehingga pemimpin perlu membangun pola komunikasi yang terbuka dan responsif.

Illiza turut mencontohkan sejumlah kepala daerah yang dinilainya berhasil memahami peran dan tanggung jawabnya secara menyeluruh, mulai dari aspek regulasi hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan pengendalian inflasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menyampaikan inspirasi kepemimpinan kepada generasi muda. Hal ini termasuk bagaimana anak muda mampu membaca peluang kerja dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menyinggung konsep Talent DNA sebagai solusi dalam penempatan sumber daya manusia yang tepat. Menurutnya, selama ini masih banyak terjadi kesalahan dalam penempatan individu di berbagai bidang.

Mari Donasi Bersama kitapedulibersama untuk korban banjir sumatra

“Dengan Talent DNA, kita bisa mengetahui potensi seseorang secara lebih akurat. Setiap orang punya kelebihan, dan jika ditempatkan sesuai kemampuannya, percepatan pembangunan akan lebih mudah terwujud,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa program BAA Talk akan terus berlanjut dengan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif. Namun, yang lebih penting adalah pengembangan Banda Aceh Academy sebagai wadah peningkatan kapasitas masyarakat.

Melalui Banda Aceh Academy, pemerintah menghadirkan berbagai program seperti upskilling, reskilling, pengembangan startup, hingga peningkatan kapasitas UMKM agar mampu naik kelas dan berekspansi. Selain itu, program ini juga mendorong link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui sertifikasi kompetensi.

“Ini adalah kesempatan besar bagi anak-anak muda kita. Pendaftaran sudah dibuka bagi mereka yang ingin berkembang, mencari inspirasi, dan meningkatkan kapasitas diri,” kata Illiza.

Sementara itu, tokoh nasional Ary Ginanjar Agustian memberikan apresiasi terhadap inisiatif Banda Aceh dalam membangun sumber daya manusia berbasis talenta dan teknologi.

Ia menilai, keunggulan Banda Aceh tidak hanya terletak pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada kecerdasan spiritual yang menjadi nilai tambah.

“Ini bukan hanya soal intelektual, tapi juga spiritualitas. Saya melihat ini sebagai potensi besar untuk melahirkan manusia seutuhnya,” ujarnya.

Ary juga menekankan pentingnya pengelolaan talenta berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengidentifikasi potensi setiap individu secara lebih presisi. Dengan pendekatan ini, menurutnya, akan tercipta keterhubungan yang lebih nyata antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

“Dengan bantuan AI, kita bisa mengetahui kejeniusan setiap anak. Ini akan memudahkan industri dalam merekrut tenaga kerja, sekaligus membuka lapangan kerja secara lebih terarah,” jelasnya.

Ia berharap Banda Aceh Academy dapat berkembang menjadi pusat pengembangan talenta, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di tingkat regional Sumatera.

“Ini adalah aset besar bagi Aceh. Saya sangat mendukung Banda Aceh Academy menjadi lumbung talenta bagi daerah,” tutupnya. (Wy)

Berita Terkait

Tak Kantongi Izin, Puluhan Usaha Walet di Lhokseumawe Kena Sanksi Tegas
Tuanku Muhammad Desak Pemerintah Aceh Pastikan Seluruh Ibu Hamil dan Menyusui ditanggung oleh JKA tanpa Pandang Desil DTSEN
Dorong Konsumen Cerdas, BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan yang Aman dan Inklusif
Sinergi BNNP Aceh–RSJ Aceh Diperkuat, Fokus Tingkatkan Layanan Rehabilitasi NAPZA
Dugaan Pelanggaran UU Minerba dalam Pengambilan Material Bronjong di Kutacane
Suami Kepala Sekolah TK di Aceh Tenggara Diduga Ancam Wartawan, Picu Sorotan terhadap Kebebasan Pers
Raker APEKSI Komwil I di Banda Aceh Perkuat Sinergi dan Ketahanan Kota
Tuanku Muhammad Dorong Pemerintah Kota Banda Aceh Ciptakan Banyak Peluang Lapangan Kerja bagi Pemuda

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:21 WIB

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

Selasa, 21 April 2026 - 16:51 WIB

Tuanku Muhammad Desak Pemerintah Aceh Pastikan Seluruh Ibu Hamil dan Menyusui ditanggung oleh JKA tanpa Pandang Desil DTSEN

Selasa, 21 April 2026 - 16:00 WIB

Dorong Konsumen Cerdas, BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan yang Aman dan Inklusif

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

Sinergi BNNP Aceh–RSJ Aceh Diperkuat, Fokus Tingkatkan Layanan Rehabilitasi NAPZA

Senin, 20 April 2026 - 09:49 WIB

Suami Kepala Sekolah TK di Aceh Tenggara Diduga Ancam Wartawan, Picu Sorotan terhadap Kebebasan Pers

Minggu, 19 April 2026 - 23:25 WIB

Bayang-Bayang Ketertutupan Dana Pendidikan di TK Pembina Lawe Alas

Minggu, 19 April 2026 - 23:09 WIB

Raker APEKSI Komwil I di Banda Aceh Perkuat Sinergi dan Ketahanan Kota

Jumat, 17 April 2026 - 10:04 WIB

Enam Tahun Tanpa Rehabilitasi, Kerusakan TK Negeri Pembina Lawe Alas dan Tunggakan Honor Guru Uji Tanggung Jawab Pengelola

Berita Terbaru