Simulasi Teknologi Fermentasi dan Irigasi Tetes USK Bantu Pemulihan Pascabanjir di Bireuen

BRITANA

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 21:40 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Tim Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan simulasi penggunaan teknologi tepat guna melalui Program PKM Mahasiswa Berdampak untuk pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan dampak bencana di Sumatera tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Gampong Teupin Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.
Program tersebut dipimpin Dr. drh. Masda Admi, M.Si bersama tim dosen dan mahasiswa, dengan fokus pada penerapan teknologi fermentasi pakan ternak serta irigasi tetes guna mendukung pemulihan sektor pertanian dan peternakan masyarakat pascabanjir.

Dalam kegiatan itu, tim menyerahkan sejumlah peralatan teknologi tepat guna, seperti mesin pencacah rumput (chopper) dan alat penetasan telur, kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan ini bertujuan membantu warga kembali bangkit melalui pendekatan terintegrasi sektor pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan potensi lokal.

Selain penyerahan alat, tim pengabdian juga menyediakan bibit rumput pakan ternak yang ditanam mahasiswa di lahan kelompok ternak masyarakat sebagai bahan baku fermentasi pakan. Dari sektor pertanian, mahasiswa melakukan demonstrasi pembuatan sistem irigasi tetes untuk tanaman pala wilaja sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.

Pelaksanaan program dipusatkan di Gampong Teupin Raya karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Sungai Peusangan, sehingga memiliki potensi sumber daya alam sekaligus kerawanan tinggi terhadap banjir. Sebelum bencana, mayoritas warga menggantungkan hidup dari pertanian sawah, kebun, serta peternakan sapi, kambing, dan ayam pekarangan.

Kegiatan PKM Mahasiswa Berdampak ini berlangsung sejak 3 Februari hingga 22 Februari 2026, melibatkan dua kelompok usaha masyarakat yakni Kelompok Peternak Sejati dan Kelompok Petani Tangguh sebagai mitra. Tim dosen yang terlibat terdiri atas Dr. drh. Masda Admi, M.Si sebagai ketua, bersama anggota Dr. Hendri Syah, S.Tp., M.Si; Ir. Said Mirza Pratama, S.Pt., M.Si., IPM; serta drh. Azhari, M.Si yang memiliki kepakaran di bidang mikrobiologi, teknologi pertanian, nutrisi dan teknologi pakan ternak, serta kesehatan masyarakat veteriner.

Keuchik Teupin Raya, Syahrul Fuadi, S.Kom, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai program ini memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam penerapan fermentasi pakan ternak dan pembangunan irigasi tetes.

“Program ini menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak masyarakat. Inovasi irigasi tetes juga memberi wawasan baru dalam memanfaatkan lahan bekas banjir yang tertimbun pasir,” ujarnya, Rabu 18 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar masyarakat semakin siap menghadapi tantangan krisis di masa mendatang serta mampu memanfaatkan teknologi sederhana untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga.

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Rumah Zakat Gelar Halal Bihalal dan Soft Launching Relawan Cabang Bireuen
Menjemput Senyum di Balik Duka : Satibi Usap Air Mata AnakYatim Korban Bencana di Bireuen Lewat Kado Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:04 WIB

Enam Tahun Tanpa Rehabilitasi, Kerusakan TK Negeri Pembina Lawe Alas dan Tunggakan Honor Guru Uji Tanggung Jawab Pengelola

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Atmosfer Religius Membara, Pentas PAI Kuta Makmur Lahirkan Bibit Unggul Aceh Utara

Kamis, 16 April 2026 - 12:37 WIB

BNN Aceh Musnahkan Hampir 5 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Dugaan Pungli Pembuatan Paspor Di Imigrasi Tanjungbalai Asahan,Pemohon Diminta Rp1.250.000 juta

Rabu, 15 April 2026 - 22:07 WIB

Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman

Rabu, 15 April 2026 - 14:52 WIB

KNPS Aceh Dukung Arah Pembangunan Kota Banda Aceh Tahun 2027, Soroti Program Penurunan Angka Stunting

Rabu, 15 April 2026 - 00:29 WIB

BKKBN Aceh Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting dan Penguatan Program Bangga Kencana dalam Pra-Rakorda 2026

Senin, 13 April 2026 - 21:05 WIB

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Kasus Baru di Aceh Utara, Warga Miskin Kesulitan Ubah Desil

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:32 WIB