Perbedaan Doping dan Pernapasan Dalam bagi Atlet Bela Diri, Ini Penjelasan Abu Siwah. Praktik doping dan teknik

RAMA ZANI

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 14:44 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Britananews.com|LHOKSEUMAWE pernapasan dalam “Deep breathing” menjadi dua hal yang sering diperbincangkan dalam dunia olahraga pada umumnya, khusus di bela diri Keduanya sama-sama berkaitan dengan performa atlet, namun memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Hal ini dijelaskan oleh Abu Siwah, selaku Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Muay Thai Aceh dan ketua umum Dewan pandekar atjeh.

 

Abu Siwah menjelaskan, doping adalah penggunaan zat terlarang untuk meningkatkan performa atlet secara instan. Sementara pernapasan dalam merupakan teknik alami yang digunakan atlet untuk mengatur oksigen, ketahanan, dan fokus saat bertanding

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Abu siwah duduk santai di tengah dengan beberapa anak muridnya di saat di Wawan cara sama awak media britananews.com ( Ramazani ).

 

 

Pernyatan ini disampaikan langsung oleh Abu Siwah, ketua binpres Muay Thai Aceh, dan ketua umum Busoe-dewan pandekar atjeh yang selama ini aktif membina atlet di tingkat daerah.

Penjelasan tersebut disampaikan saat Abu Siwah sedang melakukan latihan pernapasan dalam di Jambo Silet Siwah Busoe, pada Sabtu malam, 3 April 2026.

Menurut Abu Siwah, pemahaman tentang perbedaan ini sangat penting agar atlet tidak salah langkah. Doping dilarang keras oleh world anti-doping agency (wada) karena melanggar aturan, merusak sportivitas, etika olahraga, berbahaya bagi kesehatan, bahkan bisa menyebabkan kematian.

 

Doping biasanya menggunakan asupan  zat berbahaya bagi tubuh seperti steroid anabolik, stimulan, narkotika, blood doping-manipulasi darah dan manipulasi genetik, hingga beresiko terhadap tubuh seperti hipertensi, gangguan kardiovaskular, detak jantung tidak teratur, gangguan ginjal, kerusakan hati hingga gangguan mental.

 

Sementara teknik pernapasan dalam “Deep breathing” justru dianjurkan karena membantu meningkatkan performa secara alami dan aman.

 

Ia menambahkan, penggunaan doping dapat berujung pada sanksi berat, termasuk diskualifikasi dari pertandingan. Sebaliknya, pernapasan dalam mampu meningkatkan daya tahan, konsentrasi, dan kestabilan emosi atlet saat bertanding.

 

” Dan mamfaat positif lainnya dari Deep breathing-pernapasan dalam adalah bisa meningkatkan hormon daphomin atau hormon keceriaan dengan menekan hormon kortisol-stress, latihan pernapasan dalam juga secara alamiah menaikkan adrenalin, hormon feel good-perasaan nyaman dan otak secara alamiah melalui latihan deep breathing memproduksi lebih banyak hormon endorphin yaitu pereda nyeri alami dalam tubuh, yang sangat dibutuhkan oleh seorang atlit yang sedang dalam satu kompetisi yang ketat. Sebagai atlet, kita harus menjunjung tinggi sportivitas. Gunakan metode latihan yang sehat seperti pernapasan yang benar, bukan cara instan seperti doping,” ujar Abu Siwah.

 

Dengan demikian, para atlet bela diri diharapkan dapat lebih bijak dalam meningkatkan kemampuan mereka, dengan tetap mematuhi aturan dan menjaga kesehatan tubuh.

Berita Terkait

Enam Tahun Tanpa Rehabilitasi, Kerusakan TK Negeri Pembina Lawe Alas dan Tunggakan Honor Guru Uji Tanggung Jawab Pengelola
Atmosfer Religius Membara, Pentas PAI Kuta Makmur Lahirkan Bibit Unggul Aceh Utara
BNN Aceh Musnahkan Hampir 5 Kilogram Narkotika Jenis Sabu
Dugaan Pungli Pembuatan Paspor Di Imigrasi Tanjungbalai Asahan,Pemohon Diminta Rp1.250.000 juta
Kasus Baru di Aceh Utara, Warga Miskin Kesulitan Ubah Desil
PKS Aceh Kawal Revisi UUPA, Perjuangkan Dana Otsus 2,5%
Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman
KNPS Aceh Dukung Arah Pembangunan Kota Banda Aceh Tahun 2027, Soroti Program Penurunan Angka Stunting

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:04 WIB

Enam Tahun Tanpa Rehabilitasi, Kerusakan TK Negeri Pembina Lawe Alas dan Tunggakan Honor Guru Uji Tanggung Jawab Pengelola

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Atmosfer Religius Membara, Pentas PAI Kuta Makmur Lahirkan Bibit Unggul Aceh Utara

Kamis, 16 April 2026 - 12:37 WIB

BNN Aceh Musnahkan Hampir 5 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Dugaan Pungli Pembuatan Paspor Di Imigrasi Tanjungbalai Asahan,Pemohon Diminta Rp1.250.000 juta

Rabu, 15 April 2026 - 22:07 WIB

Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman

Rabu, 15 April 2026 - 14:52 WIB

KNPS Aceh Dukung Arah Pembangunan Kota Banda Aceh Tahun 2027, Soroti Program Penurunan Angka Stunting

Rabu, 15 April 2026 - 00:29 WIB

BKKBN Aceh Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting dan Penguatan Program Bangga Kencana dalam Pra-Rakorda 2026

Senin, 13 April 2026 - 21:05 WIB

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Kasus Baru di Aceh Utara, Warga Miskin Kesulitan Ubah Desil

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:32 WIB