Syech Muharram: Aceh Besar Terbuka untuk Investor, Utamakan Syariat dan Kesejahteraan Masyarakat

SAMSUL EDI S. HUT., M. Env

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:18 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) memimpin audiensi bersama perwakilan investor PT Mitra Akses Insani di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (28/3/2026). Foto: (MC Aceh Besar).

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) memimpin audiensi bersama perwakilan investor PT Mitra Akses Insani di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (28/3/2026). Foto: (MC Aceh Besar).

Britana .Com || Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya dalam membuka peluang investasi yang luas bagi para pelaku usaha, dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai syariat Islam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) memimpin audiensi bersama perwakilan investor PT Mitra Akses Insani di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (28/3/2026). Foto: (MC Aceh Besar).

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram saat menerima audiensi tim investor dari PT Mitra Akses Insani (MAI) di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu (28/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Syech Muharram menegaskan bahwa arah pembangunan Aceh Besar berfokus pada dua visi utama, yakni tegaknya syariat Islam dan meningkatnya perekonomian masyarakat.

ADVERTISEMENT

Banner Web

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Visi dan misi kami jelas, yaitu penegakan syariat Islam dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dua hal ini menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan di Aceh Besar,” ujar Syech Muharram.

Menurutnya, Aceh Besar memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan beragam, mulai dari sektor kehutanan, pertanian, hingga kelautan. Selain itu, posisi strategis Aceh Besar yang didukung keberadaan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda menjadi nilai tambah dalam menarik minat investor.

“Potensi yang kita miliki sangat lengkap. Tinggal bagaimana kita mengelola dan mengembangkannya agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Syech Muharram juga menekankan bahwa kehadiran investor sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan dan dukungan bagi investor yang ingin berinvestasi.

“Kami siap mempermudah segala urusan bagi investor yang ingin berkontribusi di Aceh Besar. Namun, investasi tersebut harus tetap sejalan dengan syariat Islam dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, setiap investasi yang masuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas, seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal.

“Kami ingin investasi yang hadir benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Besar, bukan hanya bagi pelaku usaha,” tambahnya.

Sementara itu, CEO PT Mitra Akses Insani, Elvina, dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pengembangan potensi wisata Ie Seum yang dinilai memiliki daya tarik besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya melihat Aceh Besar memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi alam dan budaya lokal.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal dalam penjajakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan pihak investor, khususnya dalam pengembangan sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Aceh Besar berharap, melalui sinergi dengan investor, pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan terarah, dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas daerah.

Dengan komitmen tersebut, Aceh Besar optimistis dapat menjadi daerah yang ramah investasi, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Enam Tahun Tanpa Rehabilitasi, Kerusakan TK Negeri Pembina Lawe Alas dan Tunggakan Honor Guru Uji Tanggung Jawab Pengelola
Atmosfer Religius Membara, Pentas PAI Kuta Makmur Lahirkan Bibit Unggul Aceh Utara
BNN Aceh Musnahkan Hampir 5 Kilogram Narkotika Jenis Sabu
Dugaan Pungli Pembuatan Paspor Di Imigrasi Tanjungbalai Asahan,Pemohon Diminta Rp1.250.000 juta
Kasus Baru di Aceh Utara, Warga Miskin Kesulitan Ubah Desil
PKS Aceh Kawal Revisi UUPA, Perjuangkan Dana Otsus 2,5%
Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman
KNPS Aceh Dukung Arah Pembangunan Kota Banda Aceh Tahun 2027, Soroti Program Penurunan Angka Stunting

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:04 WIB

Enam Tahun Tanpa Rehabilitasi, Kerusakan TK Negeri Pembina Lawe Alas dan Tunggakan Honor Guru Uji Tanggung Jawab Pengelola

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Atmosfer Religius Membara, Pentas PAI Kuta Makmur Lahirkan Bibit Unggul Aceh Utara

Kamis, 16 April 2026 - 12:37 WIB

BNN Aceh Musnahkan Hampir 5 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Dugaan Pungli Pembuatan Paspor Di Imigrasi Tanjungbalai Asahan,Pemohon Diminta Rp1.250.000 juta

Rabu, 15 April 2026 - 22:07 WIB

Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman

Rabu, 15 April 2026 - 14:52 WIB

KNPS Aceh Dukung Arah Pembangunan Kota Banda Aceh Tahun 2027, Soroti Program Penurunan Angka Stunting

Rabu, 15 April 2026 - 00:29 WIB

BKKBN Aceh Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting dan Penguatan Program Bangga Kencana dalam Pra-Rakorda 2026

Senin, 13 April 2026 - 21:05 WIB

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Kasus Baru di Aceh Utara, Warga Miskin Kesulitan Ubah Desil

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:32 WIB