Britana.Com || BANDA ACEH – Kondisi ruas jalan Kebon Raja-Simpang 4 Lamgugob kembali menjadi sorotan masyarakat. Jalan yang berada di kawasan persimpangan padat itu dilaporkan mengalami kerusakan parah dan kerap berlubang, meski hampir setiap waktu dilakukan penambalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh.

Anggota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pd.I., M.Ag., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh dari Daerah Pemilihan Syiah Kuala–Ulee Kareng, menegaskan bahwa solusi tambal sulam tidak lagi efektif untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menurutnya, struktur dasar jalan sudah mengalami kerusakan serius. Selain sering tergenang air, ruas tersebut juga dilalui kendaraan bertonase besar yang mempercepat kerusakan. Akibatnya, lubang kembali muncul dalam waktu singkat setelah dilakukan perbaikan sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalan ini tidak bisa lagi hanya ditambal. Harus dibongkar total hingga ke struktur bawahnya, lalu dilakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa rencana perbaikan menyeluruh telah dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk dengan Pak Misral dari PUPR Kota Banda Aceh, dan dijadwalkan akan direalisasikan pada tahun 2026. Dinas PUPR Kota Banda Aceh diharapkan segera menindaklanjuti rencana tersebut sesuai dengan program yang telah disusun.
Perbaikan total ini bertujuan agar jalan kembali mulus dan tidak lagi membahayakan pengguna. Mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu titik persimpangan yang ramai dilalui masyarakat setiap hari, kondisi jalan yang baik sangat penting demi kenyamanan dan keselamatan pengendara.
Masyarakat pun berharap perbaikan ini dapat segera terlaksana tanpa kendala berarti. Dengan perbaikan menyeluruh, diharapkan terwujud semangat bersama: jalan mulus, jalan aman, dan jalan bahagia bagi seluruh warga Kota Banda Aceh.



























